
PENAJAM PASER UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca dengan menjaga keasrian lingkungan desa-desa di PPU. Diungkapkan Kepala Bidang Tata Lingkungan DPL PPU Rohmat Agus Purwanto, pemerintah daerah mendapat peluang bekerja sama Astra Group untuk mengembangkan program Kampung Berseri.
Itu merupakan program yang berfokus dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, dengan memberdayakan masyarakat.
“Kami di Kelurahan Kampung Baru bersinergi dengan Astra Group. Dapat dana untuk mengembangkan program Kampung Berseri,” ungkapnya.
Diharapkan semakin banyak desa-desa di PPU yang dapat bimbingan, khususnya fokus untuk pemberdayaan masyarakat. Termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang sistem tadah hujan untuk dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Karena Kampung Berseri itu memang bermacam-macam kebutuhannya. Ada penanaman pohon, sayuran organik, membuat bioflok untuk perikanan, membuat drainase, embung sarana air bersih dan lain-lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, program Kampung Berseri bersama Astra Group sejalan dengan pengembangan daerah melalui Program Iklim (Proklim) yang didukung langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Kebetulan ada dana Forest Carbon Partnership Fasility (FCPF) Carbon Fund dari KLHK akan disalurkan,” katanya.
Nantinya, dana karbon akan disinergikan dengan program-program dari Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian. Sementara itu, DLH PPU akan menjadi leading sektor teknis penyaluran bantuannya.
“Sebenarnya yang menjadi leading adalah bagian ekonomi Pemkab PPU. Namun untuk teknis di lapangan, kami akan mengakomodasi proposal terkait apa yang dibutuhkan dinas-dinas,” serunya.
Melalui sistem penyaluran dana tersebut, DLH berharap agar pemenuhan kebutuhan setiap kelurahan dan desa dapat lebih terstruktur dan sistematis.
“Kami akan terus pantau dan memang kegiatan ini sudah berjalan dengan baik,” tutupnya. (Ar)





