Tim Arung Jeram Kaltim Berangkat Lebih Awal ke Aceh untuk Adaptasi Venue Tanding PON

Tim Arung Jeram Kaltim Berangkat Lebih Awal ke Aceh untuk Adaptasi Venue Tanding PON

SAMARINDA – Atlet arung jeram Kaltim kini masih menggenjot persiapannya, agar semakin siap lagi menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 yang tidak lama lagi akan terselenggara di Aceh dan Sumut pada 8 September 2024.

Hanya saja tim tersebut rencananya akan berangkat lebih awal untuk mengambil porsi training camp agar dapat menyesuaikan dengan kondisi sungai, sehingga para atlet ini akan berada di venue pertandingan satu minggu sebelum pelaksanaan.

Manager Arung Jeram Kaltim, Miwsan Prima Putra mengatakan jika pertandingan nanti dimulai pada 9 September mendatang di Sungai Alas, Kabupaten Aceh Tenggara.

Namun selama disana Ia menjelaskan bahwa tidak ada masalah dengan datang lebih awal, sebab atletnya perlu melakukan adaptasi dengan kondisi dan medan venue.

“Kami memang di luar itu dari persiapan PB, karena PB menanggung pas pelaksanan awal dan akhir. Jadi diluar itu, diluar tanggungan KONI. Dari PB juga di izinkan. Nanti setelah masuk tanggal 2 itu artinya masuk zona steril karena kami juga pengamatan dan karakteristik air serta keamanannya disana jadi kita lebih menyatu dengan venue yang akan dipakai nantinya,” kata Miswan menjelaskan.

Ia pun mengaku venue latihan sementara di Samarinda ini menguntungkan atletnya agar dapat meningkatkan fisiknya sekalian. Sehingga saat di Aceh nanti hanya perlu tinggal adaptasi saja.

“Mudah-mudahan gak jauh berbeda dari di Kaltim, tapi sungainya agak deras, tapi itu lebih menguntungkan kita. Kalau di Kaltim kan tidak begitu deras jadi tenaga kita banyak tertolong,” ucapnya.

Lebih lanjut untuk progres persiapan, Miwsan menerangkan atletnya ini sudah mengalami peningkatan dan fokus terhadap teknik.

“Jadi larinya sudah ke teknik kalau fisik sudah dapat mengimbangi jadi lebih ke teknik penguasaan alur sungai, kalau itu sudah kita pengang jadi dimana titik-titik yang harus kita hindari itu kita tau,” ujar Miswan.

Sedangkan untuk kondisi fisik, dirinya menyebutkan atletnya dalam kondisi sehat dan di sisa waktu yang ada di ini akan benar-benar dijaga agar tidak ada yang cedera.

“Semua fit dan itu kita jaga dan ini masa krusial apalagi berkaitan dengan mental mereka jelang pertandingan itu sangat rawan. Jadi nanti orang tua mereka kita panggil untuk memberikan suport,” katanya. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *