
KALTIMEDIA.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya memastikan seluruh masyarakatnya terlindungi kesehatannya oleh Negara melalui Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kukar, Ika Irawati mengatakan hingga bulan Juli jumlah peserta yang dijamin oleh Pemerintah Daerah (Pemda) yakni sebanyak 130.232 jiwa.
“Jumlah peserta yang dijamin oleh pemda sebanyak 130.232 jiwa melalui Program Bantuan Iuran (PBI). Sementara untuk masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), akan dialokasikan melalui APBN,” ungkapnya.
Sementara itu, ia menyampaikan bahwa terkait pembayaran iuran peserta BPJS Kesehatan di Kukar hingga bulan Agustus 2024 sudah terbayarkan.
“Sudah sesuai dengan perjanjian kerjasama untuk periode pembayarannya. Kepesertaan masyarakat Kukar di JKN yang bersumber dari dana APBD,” jelasnya.
Atas komitmen tersebut, membawa Pemkab Kukar meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award bersama 460 kabupaten/kota dari 33 provinsi di Indonesia.
Penghargaan diterima oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kukar Yuliandris Suherdiman saat menghadiri agenda di Krakatau Grand Ballroom TMII Jakarta pada Kamis, (8/8/2024).
Yuliandris mengatakan, penghargaan UHC Award merupakan hasil kerja keras serta sinergitas Pemkab Kukar bersama BPJS Kesehatan. Ia berhara lucu IP p PP PP polop, ini menjadi pemicu agar fasilitas kesehatan di Kukar agar semakin baik lagi.
“Kedepan kami akan terus memastikan seluruh penduduk Kukar tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui Program JKN-KIS,” tandasnya.
Dukungan Rp 36 miliar tiap tahunnya terus dikucurkan melalui APBD Kukar untuk dialokasikan Sampai dengan bulan Juli. (As)





