
BALIKPAPAN – Setelah sukses memulangkan 2 kelompok terbang, kini jemaah haji kloter ketiga telah tiba di Embarkasi Balikpapan, setelah terbang melalui Jeddah dengan kode penerbangan GA-4203. Di mana kloter tersebut membawa sebanyak 324 orang, termasuk 5 petugas kloter di dalamnya.
Selama menjalani ibadah haji pada Idul Adha 1445 H Tqhun 2024 ini, khusus di wilayah Arafah dan Mina dikabarkan mengalami cuaca panas yang cukup ekstrem, sehingga mengakibatkan ribuan jemaah meninggal dunia, akibat dehidrasi dan terkena paparan panas yang membuat pernafasan juga terganggu.
Sebagai Siskohat Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Luthfi, terangnya, secara nasional untuk tahun ini jumlah jemaah yang wafat saat beribadah haji dikabarkan menurun jika melihat data Tahun 2023 lalu.
Sementara 4 Provinsi yang berangkat melalui embarkasi Balikpapan, seperti Kaltim, Kaltara, Sulteng dan Sulut, dikatakannya sementara ini juga turut menurun. Hal itu dikarekan sistem pengecekkan kesehatan sebelum berangkat yang ketat.
“Lebih sedikit. Di tahun 2023 ada 435 orang yang wafat sevara nasional di Indonesia. Kalau dari Embarkasi Balikpapan, yang jelas bisa saya pastikan lebih sedikit dari tahun lalu, karena sebelum pelunasan sudah dipastikan. Karena itu berdampak jumlah jemaah yang wafat tahun ini dibanding tahun sebelumnya,” ucap Luthfi kepada awak media.
Dirinya pun memang mengakui secara umum proses pengecekan jemaah punya dampak yang besar, terbukti dengan data jumlah jemaah haji yang wafat sementara ini.
Lebih lanjut, Luthfi juga menjelaskan, program ibadah haji tahun ini dari Kementerian Agama yakni ‘Ramah Lansia’ dan para pendamping, cukup berpengaruh terhadap keselamatan jemaah haji.
“Betul. Selain itu kebijakan pendamping lansia itu berpengaruh karena sebelumnya tidak ada terkait pendamping atau penggabungan mahram, baru tahun ini dikembalikan karena evaluasi tahun sebelumnya,” ujarnya menjelaskan.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Sikohat) pertanggal 24 Juni 2024, terdapat sebanyak 12 jemaah Embarkasi Balikpapan yang wafat, yakni sebanyak 11 jemaah wafat di Arab Saudi dan 1 jemaah wafat di Embarkasi, adapun rinciannya, Kaltim 6 orang, Sulteng 3 orang, Sulut 1 orang dan Kaltara 2 orang. (Dy)



