
Balikpapan – Dalam laga pekan ke-28 Borneo FC Samarinda saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Batakan pada 7 Maret 20224 lalu, berakhir dramatis dan penuh emosional.
Lantaran tuan rumah sempat tertinggal 1 gol dari Bajul Ijo, namun dimenit ke 90 waktu ekstra, 2 gol berhasil didapatkan Borneo FC sekaligus memperindah malam itu, lantaran tengah merayakan hari ulang tahun 1 dekade atau ke-10 tahun.
Hal itu pun seperti yang disampaikan oleh Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, bahwa waktu ekstra tersebut menjadi kejutan bagi seluruh masyarakat yang hadir sebagai kado ulang tahun.
“Terimakasih atas dukungan yang luar biasa dari masyarakat. Yang penting masyarakat tahu, sepak bola itu 90 menit plus-plus, jadi jangan bubar sebelum hasil akhir,” ucap Nabil dengan emosional.
Kemenangan pekan ini dengan menambah tren positif 17 laga tak terkalahkan menjadi pekan yang terbaim sepanjang musim.
“Alhamdulillah 3 poin malam ini sebagai kado ulang tahun Borneo FC,” katanya.
Sementara itu Manager Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri yang menjadi pemecut motivasi dan semangat dibalik suksesnya pemain Pesut Etam, mengaku bahwa sebagai tuan rumah bebas memakai warna pakaian yang di mau.
Hanya saja di malam yang spesial itu dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung dalam suksesnya kemenangan ini.
“Bukan masalah frustrasi, tetapi pemain dari kursi cadangan juga luar biasa dan harus di pahami, ketika MCM, official ataupun pelatih, tuan rumah berhak memakai warna putih yang sama dengan wasit pimpinan. Itu menjadi pemicu menit awal, harusnya itu disampaikan kebijakannya. Tetapi terimakasih di ulang tahun kita ke 10,” ujar Dandri.
Kemenangan pekan ke-28 kompetisi Liga 1 musim ini, menghantarkan Borneo FC Samarinda menjadi klub pertama yang mendapatkan tiket menuju champion series, dengan berada kokoh di puncak klasemen. (Dy)





