
KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapangtani) Kota Samarinda memberikan bantuan kepada Kelompok Tani di Loa Kumbar, dalam agenda Tanam Pisang Bersama di Kelompok Tani Kumbar Jaya 1 & Kumbar Jaya 2.
Desa Loa Kumbar, merupakan kawasan perbatasan Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar), yang cukup terisolir. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan menjadi sumbangsih untuk ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Plh. Kabid Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, Didi Subroto, pada Rabu (27/12/2023).
Pihaknya bersama Kelompok Tani Kumbar Jaya 1 dan Kumbar Jaya 2 melakukan penanaman bibit pisang untuk luasan 2 Hektar. Ia menyoroti pentingnya program ini guna meningkatkan sektor pertanian, pihaknya juga telah melakukan survei untuk pemetaan kebutuhan petani di Loa Kumbar.
“Jadi disitu kita bantu pisang untuk 2 hektar, ada kelompok tani loa kumbar jaya 1, loa kumbar jaya 2. Jumlahnya sekitar 265 anggota,” tuturnya.
Pihaknya mengatakan bahwa daerah tersebut merupakan sumber produksi pisang, para petani mengalami kerusakan pada pisang yang mereka tanam dan memberikan beberapa permintaan terkait bantuan yang mereka butuhkan.
“Jadi disana itu sumber pisang, jadi kita bantu lagi, sebelumnya kita survei perkembangan apa di bidang pertanian ini, jadi kita bantulah kebutuhan mereka yaitu ada 2 Hektar Pisang, 2 Hektar Pepaya, sama padi sawah 2 Hektar, jadi itu yang kita program untuk memajukan bidang pertanian kita,” sampainya.
Perihal anggaran yang akan digunakan pihaknya menyampaikan bahwa akan memasukkan dalam anggaran perubahan untuk alokasi dana yang dibutuhkan.
“Anggaran tersebut masuk dalam anggaran perubahan, dan untuk alokasi dana yang digunakan pisang 50 juta, pepaya 50 juta juga, dan padi sekitar 98 juta, menyangkut mulai dari bibit dan benih, pupuk, kapur, dan pengobatan atau pestisida,” jelasnya.
Terkait rencana jangka panjang oleh Distapangtani, ia mengatakan pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan pihak Bulog terkait sumbangsih ketahanan pangan Nasional.
“Masyarakat langsung bisa menjual sendiri, kalau untuk Dinas Ketapang masih menjajaki rencana untuk bekerjasama dengan pihak Bulog, namun masih dalam proses bersama Pemkot juga. Dengan tujuan agar Pemkot Samarinda ini ada juga sumbangsihnya terhadap pangan Nasional,” tambahnya.
Ia turut menambahkan agar subsidi tepat sasaran, pihaknya akan membuat database terkait dengan para petani padi yang memang terus berproduksi.
“Jangan sampai nanti arah subsidi itu salah sasaran, makanya harus ada database dulu yang menyangkut petani yang betul-betul menanam padi terus-menerus, nanti itu rencananya bekerjasama dengan penggilingan-penggilingan padi yang ada di Samarinda,” tandasnya.
Ia mengatakan harapannya agar para petani dapat terbantu dan meringankan mereka yang saat ini sedang mengalami musibah penyakit pisang.
“Harapannya jelas agar bantuan ini bisa meningkatkan usaha-usaha tani, serta membantu dan meringankan para petani yang saat ini pisangnya sedang terserang penyakit,” pungkasnya. (As)



