
Paser, Kaltimedia.com – Keberadaan jogging track di kawasan GOR Sadurengas, Tanah Grogot, masih menuai pertanyaan dari masyarakat. Fasilitas olahraga yang sebelumnya ditargetkan rampung pada Maret 2026 itu hingga kini belum sepenuhnya selesai dan masih dipagari seng proyek.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Disporapar Paser, Abdi Permana, menjelaskan bahwa pembangunan jogging track bukan berada di bawah kewenangan pihaknya, melainkan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Paser.
“Informasi awal memang ditargetkan selesai Maret dan sudah bisa difungsikan. Namun, berdasarkan konfirmasi terakhir, pengerjaan masih belum sepenuhnya rampung,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Abdi menyebutkan, meski lintasan jogging secara teknis sudah dapat digunakan, masih ada pekerjaan lanjutan yang akan dilakukan tahun ini, terutama terkait penataan lanskap dan fasilitas pendukung.
Karena itu, pemanfaatan area tersebut belum bisa dilakukan secara maksimal. Disporapar pun berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak PUPR untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum dibuka untuk umum.
Di sisi lain, tingginya antusiasme masyarakat untuk berolahraga di kawasan tersebut menjadi pertimbangan tersendiri. Sejumlah warga bahkan sudah mulai memanfaatkan lintasan meski proyek belum sepenuhnya selesai.
“Kalau memungkinkan, kami akan koordinasikan agar sebagian pagar bisa dibuka, sehingga masyarakat dapat berolahraga dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Namun, pembukaan akses tersebut tetap harus melalui persetujuan PUPR, termasuk memastikan jalur aman dari material proyek seperti kayu atau sisa konstruksi.
Ke depan, Disporapar berharap jogging track GOR Sadurengas dapat segera difungsikan secara optimal, terlebih menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 yang akan digelar di Paser.
“Harapannya, meskipun belum sempurna, fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Abdi. (Dy)
Editor: Ang





