
BALIKPAPAN – Delegasi Korea International Cooperation Agency (KOICA) dari Korea Selatan bertemu dengan Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Achmad Jaka Santos Adiwidjaya dalam rangka jajak kerja sama pembangunan Nusantara, di Ruang Sumbu Tripradja, Kantor Otorita IKN.
Jaka Santos menyebut, rancangan pembangunan Nusantara memiliki masterplan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Tetapi juga aspek non-fisik seperti penddikan, peningkatan keterampilan bagi warga lokal, dan pengawasan tingkat keberlanjutan kota.
“Visi utama kita tidak membangun dan memindahkan orang-orang untuk berada di Nusantara, visi utama kita adalah menciptakan budaya baru yang cerdas, berkelanjutan, dan kreatif” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (27/11).
Selaras disampaikan delegasi KOICA melalui Head of team of Urban Policy Dr Jeogho Moon mengenai rencana yang telah disusun oleh timnya. Dalam paparannya, dijelaskan peran penting community center atau pusat kegiatan masyarakat dalam tata ruang perkotaan berdasarkan pengalamannya meneliti dan membangun Kota Sejong.
“Ketika Kota Sejong baru dibangun, baik community center maupun ruang-ruang publik sangatlah terbatas. Ini menyebabkan tidak banyak masyarakat yang tinggal di Sejong merasa betah untuk tinggal. Beberapa survei yang kami lakukan juga menunjukkan tidak banyak masyarakat yang ingin tinggal lama di Sejong. Wawasan ini yang ingin kami bawa ke Nusantara,” tuturnya.
Dia menambahkan akan pentingnya ruang publik yang inklusif, dapat diakses siapapun, dan bermanfaat karena kunci dari pertumbuhan komunitas yang ada di suatu kota juga berasal dari ruang publik.
Ruang publik yang yang mampu mengakomodir kebutuhan-kebutuhan warganya akan meningkatkan keberlangsungan sebuah komunitas.
“Dari situ juga akan pararel dengan pertumbuhan ekonomi yang menyokong wilayah tersebut,” sebutnya.
Jajak kerjasama yang dilakukan bersama KOICA merupakan hal yang sangat diantisipasi oleh Otorita IKN. Hal ini dikarenakan KOICA juga merupakan Badan Pemerintahan Korea Selatan yang pernah berpartisipasi dalam proyek pengembangan Ibu Kota kedua di Korea Selatan yaitu Kota Sejong.
KOICA juga akan berencana mengunjungi Nusantara untuk mematangkan strategi kerja sama. KOICA memiliki peran dalam ODA (Official Development Assistance/ Bantuan Pembangunan Resmi) Korea Selatan untuk negara-negara berkembang dengan melaksanakan program hibah dan kerjasama teknis pemerintah.
KOICA bertujuan mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan mengatasi kemiskinan di negara-negara berkembang, serta memberikan kontribusi pada isu-isu global melalui kerjasama pembangunan internasional untuk bersinergi dengan komunitas internasional. (Pcm)





