Persiba Terpuruk, Manajemen Baru Ambil Alih

Imbas performa buruk Persiba Balikpapan dalam mengarungi Liga 2 musim 2023/2024, Gede Widiade memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai presiden klub Persiba Balikpapan, Senin (13/11/2023).

BALIKPAPAN – Imbas performa buruk Persiba Balikpapan dalam mengarungi Liga 2 musim 2023/2024, Gede Widiade memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai presiden klub Persiba Balikpapan, Senin (13/11/2023). Tim berjulukan Beruang Madu ini terseok di papan bawah Grup D, dan hanya tersisa empat pertandingan yang harus dijalankan dalam waktu dekat ini.

Dalam siaran pers yang diterima Kaltimedia.com, Gede Widiade mundur dan digantikan oleh Mohammad Rafil Perdana bersama tim manajemennya sebagai pemilik baru.

Pergantian ini sekaligus menjadi terobosan besar minimal untuk bisa bertahan di
Liga 2 musim depan. Nantinya akan ada beberapa perombakan dan penguatan dalam manajemen dan tim.

Perlu diketahui, Mohammad Rafil Perdana sendiri telah berkiprah di sepakbola Indonesia dengan memberikan prestasi dan menjadi COO Persija tahun 2016-2018.

Yakni menjuarai Liga 1 musim 2018/2019, Piala Presiden 2018, Trofi Boost Fix Super Cup 2018 di Malaysia dan semifinalis AFC Cup 2018.

“Karena banyak kegiatan dan kesibukannya Pak Gede baik di persepakbolaan nasional
maupun di dalam bisnis-bisnisnya, maka kami sepakat mengambil alih managemen Persiba dan melanjutkan perjuangan beliau. Saya, CEO, dan Tim manajemen Persiba akan melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan Persiba selanjutnya,” kata Rafil Perdana.

Baginya, ini sebuah gebrakan dan juga tantangan untuk manajemen baru. Karena sisa empat pertandingan saja dan akan sangat menentukan perjalanan juga perjuangan tim ini untuk bisa eksis di Liga 2 tahun depan.

CEO baru Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah menegaskan, manajemen menargetkan hanya satu tujuan, yakni menyelematkan Persiba tetap eksis di Liga 2 tahun depan. Dan target yang akan diprogramkan yaitu come back ke Liga 1.

“Di bawah kepemilikan baru ini kita akan berusaha untuk meneruskan dari management lama dan akan berusaha akan lebih baik lagi dengan target yang sekarang ini bertekad untuk tetap di Liga 2 tahun depan dengan mengharapakan pertandingan tersisa ini wajib sapu bersih meraih kemenangan untuk modal tetap bertahan di Liga 2 tahun depan,” ucapnya.

Suporter Ngamuk Usai Persiba Kalah di Kandang Jamu Persewar

Sebelumnya Persiba Balikpapan memperpanjang rekor buruk, yakni pada laga yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (12/11/2023) malam. Tim racikan Pelatih Nil Maizar ini tumbang 1-3 atas Persewar Waropen yang sudah kalah jumlah pemain sejak menit ke-70.

Suporter Persiba Balikpapan yang kecewa dengan hasil ini mengamuk. Imbasnya, bus yang ditumpangi pemain pun dihadang saat hendak meninggalkan Stadion Batakan.

Gol kemenangan Persewar pada laga ini diciptakan oleh Marthen Isir menit 48, Jefron Sitawa menit 68 dan Rezin Diop menit 84. Sementara, satu-satunya gol Persiba dicetak oleh Freddy J Isir menit 50.

Dengan kekalahan ini, tim kebanggaan Kota Minyak ini kian terbenam di tabel klasemen sementara. Kekalahan ini, juga membuat peluang ke babak 12 besar sirna.

Pada sesi jumpa pers, Pelatih Nil Maizar tidak menampik jika pemainnya bermain buruk. Padahal, di babak kedua unggul jumlah pemain.

Bahkan Nil Maizar juga mengaku bingung dengan hasil yang didapat.

“Saya juga bingung, kenapa bisa kalah seperti ini,” keluh Nil Maizar.

Sementara, Pelatih Persewar Eduard Ivakdalam mengaku bersyukur dengan kemenangan di luar kandang. Tiga poin yang didapat membuka peluang lolos ke babak 12 besar.

“Pemain kami tampil luar biasa. Mereka bisa menjalankan taktik yang diinginkan pelatih. Semoga bisa terus konsisten,” ucapnya. (Pcm)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *