
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Menjelang bulan puasa, tingkat kebutuhan gas LPG 3kg mulai meningkat. Hal itu dilihat dari tingkat aktivitas masyarakat memasak dalam menyiapkan makanan berbuka puasa dan sahur.
Mengatasi kelangkaan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara memastikan selama bulan puasa pasokan gas aman hingga Hari Raya Idulfitri.
“Insya Allah aman saja, asal tidak ada bencana alam,” ujar Sekretaris Disperindag Kukar, Sayyid Fhatullah kepada awak media, Rabu (22/3/2023) pagi.
Pasalnya, jika terjadi bencana alam, maka pasokan LPG bagi masyarakat miskin akan mengalami kendala. Khususnya di wilayah Huku Mahakam, seperti Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang. Selain itu, faktor lainnya adalah naiknya harga hingga dua kali lipar dari harga normal, menjadi pengaruh.
“Selama akses jalan bagus saja, stok gas tidak ada masalah. Kalau ada banjir itu yang membuat kendala,” jelasnya.
Fhatul menambahkan, kebutuhan gas LPG 3 kg di Kukar meningkat hingga 20 persen menjelang bulan Ramadan. Biasanya, kebutuhan Kukar per bulan hanya berkisar 250an tabung. Kini kebutuhannnya bertambah hingga 50 ribu tabung gas LPG.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kukar telah melakukan antisipasi atas lonjakan tersebut. Pemda akan mengajukan permohonan penambahan kuota LPG menjelang Ramadan.
“Biasanya pertahun bagian ekonomi melalui Pemkab Kukar memohon penambahan kouta menjelang hari besar keagamaan,“ pungkasnya. (Ang)





