
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institue Teknik Bandung berkunjung ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membahas mengenai pemanfaatkan lahan bekas tambang di daerah IKN Nusantara bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
Bupati Kukar Edi Damansyah yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Didi Ramyadi, dan didampingi oleh DLHK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Bagian SDA, Bagian Kerjasama, OPD terkait, Akademisi Unikarta, PERHAPI Kaltim dan perusahaan yang beroperasi disekitar wilayah Kukar dekat dengan wilayah IKN.
“Tentunya kedatangan dari perguruan tinggi ternama dari Bandung ini kami sambut dengan baik dan mengapresiasi. Dan ini merupakan sinergitas antara pemerintah daerah dengan ITB dan perusahaan, dan kami pun siap memberikan dukungan hingga kegiatan ini berjalan dengan sukses,” katanya, Selasa (14/3/2023) sore.
Kemudian, Didi pun berharap, dengan adanya pemanfaatan lahan eks tambang itu, dapat dirubah menjadi tempat wisata hingga pengelohan sumber daya hayati, dengan teknologi pengelolaan air bersih.
“Dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang baik kepada masyarakat di daerah IKN maupun sekitarnya,” harapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Bidang Pengmas LPPM ITB Deny Willy J menjelaskan tentang tim ITB untuk pengabdian masyarakat dan KKN di IKN disekitaran PPU dan Kabupaten Kukar.
Adapun rencana yang akan dilakukan menyasar pada ketahanan pangan melalui pengolahan sumber daya hayati, energi melalui teknologi pengelolaan air bersih dan pengembangan pariwisata terkait dengan lahan galian eks tambang yang lebih banyak adanya di Kukar.
“Kegiatan kami tidak pernah satu kali selalu multi years dan bekerjasama dengan perusahaan sekitar,kita bawa karya dan kita terapkan dengan support kita sendiri, semoga pemerintah lokal melanjutkan dan kami akan masih mendampingi hingga 5 tahun. Kami kasih pin atau tanda sebagai desa binaan IPB dan Pemerintah setempat,” ujarnya.
Untuk Tahun 2023 – 2024 program pengabdian masyarakat ITB tertuju ke IKN melalui pembiayaan sendiri. Rencananya populasi mahasiswa ITB dari wilayah Kabupaten Paser 7 mahasiswa, PPU 8 mahasiswa, Kukar 18 mahasiswa, Balikpapan 143 mahasiswa, Berau 25 mahasiswa, Kutim 40 mahasiswa, Bontang 56 mahasiswa dan Samarinda 73 mahasiswa, kontribusi putra daerah. (Ang)



