
Samarinda, Kaltimedia.com – Dirjen Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh imbau dan ajak seluruh elemen masyarakat untuk sadar pemuktakhiran data kependudukan. Hal itu untuk meninjau pelaksanaan inovasi ‘Lontong Kupang’ yaitu Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System.
“Yuk segera urus dokumen kependudukan anda! Yang sudah punya KK dan KTP-el cek lagi datanya apakah sudah di-update atau belum,” ajak Zudan.
Update data kependudukan sangatlah penting bagi pemerintah maupun masyarakat sendiri. Tujuannya agar pelayanan publik dengan maksimal.
“Memiliki dokumen kependudukan adalah langkah pertama untuk mendapatkan pelayanan publik lainnya yang lengkap,” kata Zudan.
Pasalnya, pemerintah telah bersepakat untuk menjadikan NIK sebagi basis data untuk verifikasi seluruh pelayanan publik, baik untuk keperluan perbankan, asuransi, urusan pertanahan, pendidikan, kesehatan, dsb. Sampai saat ini, jumlah lembaga pengguna data kependudukan yang diampu oleh Dukcapil yang berbasis NIK adalah 4.138 lembaga.
Hal senada pun diungkapkan oleh Kepala DKP3A Kaltim Noryani Sorayalita, adapun updating data yang diimbau kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk kepentingan bersama serta meningkatkan pelayanan pendataan kependudukan.
“Tentunya ini sangat membantu kita semua, sehingga semuanya dapat terdata dari el KTP. Serta data-data itu bisa digunakan untuk membantu masyarakat khususnya kelompok rentan,” ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya menuturkan, jika semua data telah diperbaharui maka pemerintah dapat mensinkronkan data yang lama dengan yang terbaru. (titi)





