
PPU – Nakhoda DPRD Penajam Paser Utara resmi (PPU) beralih dari Jhon Kenedi Senin (4/7/2022). Sebagai ketua baru, Syahrudin M Noor berkomitmen dalam sisa jabatan 2019-2024 dengan peningkatan kinerja legislatif.
Pengucapan sumpah dalam rapat paripurna yang dipandu langsung Ketua Pengadilan Negeri (PN) Penajam Jimmy Ray IE di Gedung Paripurna DPRD PPU. “Saya bersumpah untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Usai disumpah dan dilantik, Syahrudin mengatakan akan mendorong pemerintah daerah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang saat ini tengah dialami. Mulai dari terjadinya defisit anggaran, hingga personal utang daerah yang mencapai ratusan miliar rupiah.

“Melihat kondisi daerah saat ini, pemerintah daerah harus prioritaskan pembayaran utang daerah. Termasuk menuntaskan tunggakan insentif ASN dan gaji THL (Tunjangan Harian Lepas),” katanya.
Pemerintah daerah juga diminta untuk intens komunikasi dengan pemerintah pusat terkait jalan nasional yang mengalami kerusakan. Terutama dalam urusan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengambil sebuah wilayah PPU.
“Jalan nasional itu kewenangan pemerintah pusat, tinggal pemerintah daerah bersurat untuk meminta perbaikan. Itu salah satu hal yang bisa dikomunikasikan,” ujarnya.
Dalam setiap prosesnya, Syahrudin memastikan Legia akan bekerja lebih optimal dalam melakukan pengawasan. Secara kelembagaan dirinya berkomitmen untuk mendorong pemerintah PPU dalam melaksanakannya pelayanan terhadap masyarakat.
“Sesuai dengan tupoksi DPRD, yaitu membentuk perda bersama-sama pemkab, membahas dan memberikan persetujuan rancangan APBD, dan yang paling utama jalan pelaksanaan pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan APBD. Kita akan perkuat lagi,” pungkasnya. (ADV)



