
SAMARINDA – Sebanyak 20 anak buah kapal (ABK) asal Vietnam terkonfirmasi terpapar Covid-19. Hal tersebut diketahui saat kapal MV. Viet Thuan yang berbendera Vietnam itu berada di perairan Muara Berau Kabupaten Kutai Kartanegara tanggal 6 Desember 2021 silam.
Petugas medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda melakukan tes PCR dan 20 dari 22 ABK dinyatakan positif Covid-19. Untuk memastikan jenis virus Covid-19 yang dibawa puluhan ABK ini, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur pun berencana mengirimkan sampel ke Litbangkes pusat Jakarta.
Namun rupanya sampel belum dikirimkan hingga saat ini ke Jakarta. Dikatakan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltim, Setyo Budi Basuki, Jumat (10/12/2021) saat ini ada kendala dalam pengiriman sampel tersebut belum dikirim ke Jakarta.
Yaitu transportasi ke Jakarta yang belum tersedia. Dikarenakan pengiriman sampel cukup berbeda dengan pengiriman barang lainnya.
Yaitu harus menggunakan pengiriman kargo untuk mengirim sampel tersebut. Sampel sendiri rencananya akan kembali dikirimkan pada Sabtu (11/12/2021) besok.
“Kenapa belum? Sebenarnya sudah siap hari ini jadwalnya dikirim tapi tidak ada kargo masalahnya transportasi sampel ini tidak bisa dikirim alat angkut penumpang. Insyaallah besok dikirim” ungkapnya.
Sebelumnya, satu anak buah kapal (ABK) berbendera Vietnam dilarikan ke rumah sakit AW Sjahranie kota Samarinda. ABK berusia 44 tahun yang terpapar Covid-19 itu mengalami gejala sesak napas.
Kejadi serupa juga dialami ABK lainnya. Diantaranya ABK berusia 32 tahun asal Vietnam.
Dikatakan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda, Solihin, Jumat (10/12/2021) kondisi yang dialami ABK ini juga mirip seperti ABK yang telah dilarikan ke rumah sakit sebelumnya.
ABK tersebut mengalami gejala sesak napas. Kemudian tim kesehatan KKP memeriksa kondisi ABK kedua ini.
“Hasil pemeriksaan kesehatan ABK, laki-laki berusia 32 tahun mengalami sesak nafas dengan saturasi oksigen 88 persen,” ucapnya.
ABK kedua ini dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (9/12/2021) pagi. ABK kedua ini dilarikan ke RS AW Sjahranie untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut. (pry)





