
BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mendadak jadi perbincangan hangat warganet Kota Balikpapan. Ya, hal itu terkait soal aksi yang digelar Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa (APPB) didepan Gedung KPK di Jakarta, Senin (15/2/2021) tersebar di media sosial.
Dalam aksinya, APPB mendesak KPK segera memeriksa Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, yang diduga terlibat dalam kasus suap 1,3 M pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) di Kota Balikpapan APBN 2018 lalu.
Dikonfirmasi terkait aksi tersebut usai press rilis Covid-19 di halaman Pemkot, Selasa (16/2/2021) sore, Rizal enggan berkomentar banyak.
“Enggak ada kaitannya dengan Covid-19. Nanti saja,” kata Rizal.
Awak media terus berusaha mendapat komentar dari orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu. Bahkan mengikutinya sampai di pintu masuk ruang VIP kantor Wali Kota Balikpapan.
Namun Rizal tidak memberikan jawaban. Seperti diketahui Rizal Effendi pernah dipanggil KPK sebagai saksi terkait perkara suap RAPBN-P tahun 2018 yang menjerat mantan Pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo. (pcm)



