Agar Tidak Bertambah Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor Gubernur Kaltim Terus Disemprotkan Cairan Disinfektan

Sekdaprov Kaltim Muhammad Sa’bani. (pry)

SAMARINDA – Dampak dari penyebaran Covid-19 meliputi karyawannya yang terkonfirmasi positif, kini kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terpaksa membatasi tamu mapun pegawai yang keluar masuk gedung.

Bahkan pembatasan tersebut sudah dilakukan selama dua pekan lebih belakangan ini.

Hal ini seperti yang dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Muhammad Sa’bani, ada puluhan pegawai yang terpapar virus asal Wuhan tersebut.

Diketahui dari puluhan orang tersebut, rata-rata orang tanpa gejala (OTG) dan sisanya dirawat di rumah sakit. Sehingga Surat Edaran Gubernur untuk memberlakukan work from home dilaksanakan selama pandemi Covid-19.

Dengan kondisi tersebut, seluruh area kantor setiap saat disemprot disinfektan oleh BPBD.

“Panik sih tidak, karyawan yang tanpa gejala langsung suruh istirahat dan ruangan disemprot masih jalan. Terus dua Hari lalu gedung B, gedung (utama) ini juga disemprot,” ucap Muhammad Sa’bani, Minggu (31/01/2021).

Oleh karenanya, Sekdaprov Kaltim ini mengimbaukan agar tidak lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan. Sekaligus hindari kontak dengan orang yang cukup banyak. Sebab ia menilai jika orang kontak langsung terpapar Covid-19 atau tidak. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *