Tidak Ada Ruang Lagi di RSKD Balikpapan

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rizal Effendi, Senin (18/01/2021). (pcm)

BALIKPAPAN – Hampir setiap harinya, angka peningkatan kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Balikpapan kian melonjak secara drastis. Sehingga dengan peningkatan tersebut membuat Rumah Sakit yang ada menjadi kewalahan.

Bahkan sebanyak 11 rumah sakit yang disediakan untuk menangani pasien Covid-19, hanya menyisakan 27 tempat tidur untuk merawat pasien yang terpapar virus tersebut.

“Kondisi di rumah sakit, dari 11 rumah sakit yang menangani Covid-19 dengan fasilitas tempat tidur 453, terisi 426. Ini menjadi perhatian kita,” ucap Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rizal Effendi, Senin (18/01/2021).

Lebih lanjut, Rizal juga menambahkan untuk ruang Intensive Care Unit (ICU), hanya tersisa tiga tempat tidur, dan itu pun juga khusus untuk bayi dan anak-anak. Kemudian, khusus untuk Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk sementara tak bisa lagi menerima pasien rujukan Covid-19 karena sudah terisi penuh.

“Hanya tersisa untuk anak-anak di ruang ICU. Ini harus kita wasdpadai, karena RSKD adalah rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19 kita,” tambahnya.

Agar permasalahan ini segera ditangani, Rizal menuturkan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kaltim itu saat ini tengah mengajukan penambahan ruangan maupun tempat tidur ke Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).

“Lagi mengajukan persetujuan ke Gubernur, karena ruangan yang ada sudah tidak mampu lagi mengisi. RSKD ini memiliki 142 tempat tidur perawatan pasien Covid-19, semuanya sudah terisi,” jelasnya. (pcm)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *