Persiba Senyum, Menang 1-0 dari Mitra Kukar

Skuad Persiba Balikpapan saat berhadapan dengan Mitra Kukar. (ar)

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan sukses tambah 3 poin usai menang dari rival sedaerahnya, Mitra Kukar dengan skor 1-0, pada Rabu (1/12/2021) di Stadion Batakan Balikpapan. Pinalti yang berbuah gol bagi Persiba itu dieksekusi oleh Yogi Novrian menit 61.

Maga Mekes gagal bertahan usai pemainnya, Teguh Pangestu menit 60 melanggar pemain Beruang Madu di kotak pinalti. Alhasil skor bertahan hingga tiupan akhir wasit Very Permana asal Jabar.

Sejatinya laga berlangsung sengit, karena memang dua tim sama-sama berambisi dapatkan poin. Yap, keduanya terancam degradasi jika melihat perolehan poin sebelumnya di klasemen sementara Grup D Liga 2.

Namun dengan hasil tersebut, tentu sedikit membuat pecinta sepak bola di Balikpapan tersenyum dan bernafas lega lantaran Persiba bisa jauhi zona degradasi. Tidak dengan Mitra Kukar yang masih cukup deg-degan, sembari menanti hasil laga setelahnya yaitu Persewar vs PSBS Biak.

Usai laga, pelatih Persiba Balikpapan, Fakhri Husaini mengatakan sangat bersyukur dengan hasil kemenangan tersebut. Menurutnya semua elemen sangat berperan dalam kemenangan Persiba sore ini.

Meski begitu, Fakhri tidak ingin larut dalam kemenangan begitu saja, karena masih ada yang dikejar menuju babak 8 besar Liga 2 nantinya.

“Kami bersyukur dengan hasil kemenangan ini. Poin 3 yang sangat penting untuk langkah Persiba kedepan. 3 opsi ada untuk Persiba. Dan saya mengapresiasi kepada pemain yang sudah berjuang. Tidak lepas dari doa masyarakat Balikpapan dan campur tangan Tuhan. Tugas kita masih belum selesai,” serunya.

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar, Asep Suryadi mengatakan permintaan maafnya kepada masyaralat Kutai Kartanegara karena gagal membawa kemenangan dalam laga akhir bagi klub asal Tenggarong itu.

Meski diakuinya pemain telah berjuang maksimal, gol Persiba sendiri meruntuhkan mental pemainnya saat itu.

“Selamat untuk Persiba. Saya secara pribadi mohon maaf kepada masyarakat Kukar. Kita bermain menyerang dan ada peluang tapi tidak tercipta gol. Saat imbang kita tetap optimis masih bisa maksimal, namun permainan menurun. Masuk 3 pemain senior untuk naikan mental, namun Gol persiba meruntuhkan mental pemain,” serunya.

Asep pun mengatakan pihaknya maaih menunggu hasil akhir dari laga setelahnya. Apakah timnya akan bertahan di Liga 2 atau malah terdegradasi ke Liga 3 musim depan.

“Kita masih menunggu hasil Biak dan waropen. Seandainya kita masih bertahan di Liga 2 tim akan dibubarkan untuk kemudian dipersiapkan tahun depan,” ucapnya. (ar)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *