
BALIKPAPAN – Kawasan Pasar tradisional Balikpapan Permai, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Selatan kini menjadi tempat dilakukan operasi pendisiplinan yanh dlaksanakan oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak bersama Pangdam Vl Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto berserta unsur Forkopimda, pada Rabu (03/02/2021).
Sebelum itu, Pasar Klandasan Balikpapan Kota menjadi tempat pelaksanaan operasi pendisiplinan tersebut. Kapolda bersama Pangdam juga membagikan ratusan masker kepada para pedagang dan para pengunjung pasar.
Selain itu, pengunjung maupun pedagang difasilitasi dalam melakukan rapid test antigen secara acak. Pemkot Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) menyiapkan kuota sebanyak 75 orang.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dalam sambutannya mengatakan, jika giat ini dimaksudkan untuk kembali mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih ada. Bahkan angka terkonfirmasi khususnya di Kota Balikpapan dan secara umum di Kaltim terus meningkat. Artinya penyebaran itu masih terjadi.
“Penyebaran kenapa terjadi, karena kita masih belum mampu mencegah. Mencegah sebetulnya simple, dengan menerapkan protokol kesehatan. Kalau dulu kita kenal 3M sekarang 5M, itu yang diminta,” ucapnya.
Kemudian, pemerintah juga menerapkan berbagai kebijakan, salah satunya seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang bertujuan agar tidak banyak yang terdampak Covid-19.
“Hari ini saya dan Panglima mau mengingatkan kembali bahwa kita sebetulnya mampu mencegah. Asal kita taat prokes. Asal kita mau menjalankannya dengan konsisten dimanapun kita berada. Sehingga kita tetap waspada,” katanya.
Dalam penutup sambutannya Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak tidak lupa untuk mengingatkan, bahwa angka positif di Kaltim cukup tinggi. Bahkan angka kematian di Kaltim nomor lima secara nasional.
“Ini cukup memprihatinkan kita. Jadi kita harus bergerak supaya kita bisa menekan angka terkonfirmasi positif dan angka yang meninggal dunia,” ungkapnya. (pcm)
Editor: (dy)





