
BALIKPAPAN – Ruang perawatan atau ruang isolasi sudah melampaui batas, menyebabkan Rumah Sakit (RS) rujukan untuk pasien yang terpapar Covid-19 mulai krisis.
Oleh karenanya, dalam penyampain melalui pers rilisnya, Selasa (12/01/2021) Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, hingga kini jumlah pasien positif Covid-19 yang melakukan perawatan di rumah sakit sudah mencapai 385 orang, sehingga jumlah tersebut sudah melebihi kapasitas tempat tidur yang telah disediakan.
“Perlu kita waspadai, jumlah kapasitas rumah sakit sudah di atas seratus persen. Sekarang keterisian rumah sakit 385 orang. Melebihi kapasitas tempat tidur Covid-19,” katanya.
Untuk menyikapi kondisi ini, Pemkot Balikpapan sudan menyiapkan berbagai macam langkah-langkah yang diyakini bisa diatasi. Terutama memberikan pembatasan kegiatan masyarakat agar kasus tidak terus meningkat.
“Kita perlu melakukan langkah-langkah, terutama pembatasan. Tapi karena masih dalam pembahasan, mungkin satu atau dua hari ini kita akan umumkan,” ucap Rizal.
Namun untuk disisi lain, semua rumah sakit juga sudab berkomitmen untuk menambah ruangan terkhusus ruangan isolasi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga Pemkot tidak perlu membuka rumah sakit darurat.
“Tidak membuka rumah sakit darurat. Semua rumah sakit berkomitmen menambah ruangan. Bahkan semua sudah bergerak. Terakhir kemarin RSUD Beriman sudah menambah, dari 17 menjadi 32. Jadi diminta mengkonfersi ruangan yang ada,” tambahnya Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty. (pcm)
Editor: (dy)



