
Paser, Kaltimedia.com – PTMSI Paser Porprov Kaltim 2026 terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII yang akan digelar mulai 14 November 2026. Sebagai tuan rumah, Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser menargetkan tiga medali emas dari cabang olahraga tenis meja.
Persiapan atlet sebenarnya telah dimulai sejak awal 2025. Program pembinaan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding para atlet.
Ketua Pengkab PTMSI Paser, Asnawi, mengatakan saat ini atlet masih menjalani program persiapan umum. Meski belum merencanakan pemusatan latihan di luar daerah, para atlet rutin diikutsertakan dalam berbagai turnamen untuk menambah pengalaman bertanding.
“Untuk sementara ini kami belum ada rencana TC keluar, tapi setiap ada kejuaraan kami ikutkan. Jadi atlet-atlet kami ketika ada kejuaraan di luar kami ikutkan untuk menambah pengalaman,” kata Asnawi kepada awak media, Senin (15/6/2026) pagi.
Menurut Asnawi, keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan bertujuan membangun mental bertanding. Dengan jam terbang yang lebih banyak, atlet diharapkan mampu tampil percaya diri saat menghadapi lawan-lawan kuat di Porprov nanti.
“Alhamdulillah kalau kita lihat, mental adik-adik kita ini sudah cukup lumayan. Dengan adanya mereka ikut latihan pertandingan di luar nanti akan bisa menambah semangat mereka dan mental mereka,” ujarnya.
Karena itu, PTMSI Paser berkomitmen terus mengirim atlet mengikuti berbagai turnamen terbuka, baik tingkat nasional maupun internasional.
Menjelang Porprov Kaltim 2026, Asnawi mengakui persaingan akan berlangsung ketat. Beberapa daerah seperti Balikpapan dan Kutai Timur masih menjadi kekuatan utama tenis meja di Kalimantan Timur.
“Ada beberapa kota yang memang menjadi kekuatan, Paser salah satunya. Kemudian Balikpapan dan Kutim yang kemungkinan akan bersaing di cabang tenis meja,” katanya.
Untuk meningkatkan kualitas atlet, PTMSI Paser mendatangkan Deddy da Costa sebagai kepala pelatih. Selain itu, pengurus juga berencana menambah pelatih fisik guna menunjang performa atlet secara menyeluruh.
“Kami berharap dengan adanya pelatih yang kita hadirkan dan asisten pelatih, ditambah pelatih fisik yang akan datang, bukan sekadar teknis tetapi fisik atlet juga akan kami perhatikan,” ujar Asnawi.
Beberapa pekan lalu, PTMSI Paser juga menghadirkan dua atlet berkualitas dari Jakarta untuk menjadi lawan latih tanding. Langkah tersebut dilakukan guna mengukur kemampuan atlet Paser sekaligus memberikan simulasi pertandingan yang kompetitif menjelang Porprov Kaltim VIII. (Dy)
Editor: ang



