Pertamina Bantah Isu Kenaikan Pertamax Jadi Rp17.850 per Liter

Gambar saat ini: Foto: SPBU Pertamina. Sumber: Pertamina.
Foto: SPBU Pertamina. Sumber: Pertamina.

Jakarta, Kaltimedia.com – PT Pertamina Patra Niaga secara tegas membantah informasi yang beredar mengenai proyeksi kenaikan harga BBM nonsubsidi, termasuk kabar yang menyebut harga Pertamax akan melonjak menjadi Rp17.850 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM per 1 April 2026.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa penetapan harga BBM bersubsidi merupakan kewenangan pemerintah, bukan pihak Pertamina. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

“Dapatkan informasi valid harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi www.pertamina.com,” ucapnya.

Terkait isu kenaikan harga, Roberth menyebut belum ada pembahasan lebih lanjut hingga saat ini. “Ini belum ada. harga subsidi itu ranahnya pemerintah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pertamina menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak, terutama di tengah potensi krisis energi global yang dipicu konflik geopolitik, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Sebelumnya, beredar dokumen yang memuat proyeksi harga BBM nonsubsidi periode April 2026, yang mengaitkan potensi kenaikan dengan lonjakan harga minyak dunia akibat gangguan pasokan di Selat Hormuz. Dalam dokumen tersebut, sejumlah jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite disebut akan mengalami kenaikan signifikan.

Namun, Pertamina memastikan bahwa informasi tersebut tidak dapat dijadikan acuan resmi. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *