Disporapar Paser Siapkan Festival Ramadhan 1447 H, Hadirkan Lomba hingga Batik Karnaval

Foto: Disporapar Paser Siapkan Festival Ramadhan 1447 H, Hadirkan Lomba hingga Batik Karnaval. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Setelah meliburkan sementara kegiatan Car Free Night (CFN) yang rutin digelar setiap Jumat, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Paser (Disporapar) bakal menghadirkan Festival Ramadhan 1447 Hijriah.

Program tersebut digagas melalui Bidang Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sebagai upaya menyambut bulan suci Ramadhan yang akan segera tiba. Festival direncanakan berlangsung selama 23 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan bernuansa Islami.

Adyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie, menyampaikan bahwa festival akan diisi sejumlah perlombaan dan event menarik seperti lomba lari sprint khusus bulan puasa, lomba hadrah, lomba adzan, lomba nyanyi bernuansa Islami, hingga lomba beduk.

“Kadis juga menyampaikan bahwa di pertengahan Februari atau saat bulan puasa nanti kita akan gelar event besar. Insyaallah cukup meriah seperti tahun lalu, ada lomba sprint, hadrah, adzan, nyanyi Islami, dan lomba beduk,” ujar Wahab kepada awak media, Senin (16/2/2026).

Dipusatkan di Komplek GOR Sadurengas

Kegiatan Festival Ramadhan akan dipusatkan di kawasan Komplek GOR Sadurengas. Disporapar optimistis acara tersebut dapat berlangsung meriah dan menjadi magnet kunjungan masyarakat.

Menurut Wahab, Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, menginginkan adanya gebrakan di awal tahun melalui event berskala besar yang mampu menggugah antusiasme publik.

“Insyaallah dananya sudah kami siapkan. Ini menjadi starting point di awal tahun agar ada gebrakan,” jelasnya.

Libatkan UMKM dan Batik Karnaval

Selain perlombaan, panitia juga tengah mendata komunitas UMKM yang akan berpartisipasi untuk berjualan selama festival berlangsung. Kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Menariknya, Festival Ramadhan juga akan menghadirkan edisi khusus berupa Batik Karnaval. Peserta akan tampil berjalan di atas karpet merah mengenakan busana batik dalam konsep parade malam hari.

“Nanti ada Batik Karnaval, digelar malam hari supaya semakin ramai. Bisa pertengahan atau menjelang akhir Ramadhan,” tambah Wahab.

Disporapar berharap Festival Ramadhan dan CFN ke depan dapat terus menjadi agenda rutin yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Paser, sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di Bumi Daya Taka. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *