Musorprov KONI Kaltim Digelar Usai Lebaran, Rusdiansyah Aras Pastikan Tak Maju Lagi

Gambar saat ini: Foto: Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras (kiri) dan Ketud DPRD Prov Kaltim Hasanuddin Mas'ud. Sumber: Istimewa.
Foto: Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras (kiri) dan Ketud DPRD Prov Kaltim Hasanuddin Mas’ud (kanan). Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur (Kaltim), agenda pemilihan kepengurusan baru dipastikan akan digelar setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Musorprov tersebut akan menjadi momentum penentuan Ketua KONI Kaltim periode 2026–2030, sekaligus arah baru pembinaan olahraga prestasi di Benua Etam.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, mengatakan rangkaian suksesi kepemimpinan akan diawali dengan Rapat Koordinasi (Rakor) sebelum masuk ke agenda inti Musorprov.

Ia menjelaskan, jadwal tersebut disepakati setelah pihaknya melakukan konsultasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim, Muhammad Faisal, khususnya terkait pencairan dana hibah murni tahun anggaran 2026.

“Terus terang, saat ini KONI Kaltim belum memiliki dana untuk menggelar Musorprov. Sisa dana hibah tahun 2025 sebesar Rp1,3 miliar sudah kami kembalikan ke kas daerah,” ujar Rusdiansyah Aras, Senin (9/2/2026) siang.

Menurutnya, bantuan hibah murni tahun 2026 sebesar Rp16,5 miliar menjadi kunci utama agar agenda organisasi dapat berjalan sesuai rencana.

“Informasinya awal Maret sudah bisa direalisasikan. Kalau Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah ditandatangani, kita langsung bergerak cepat,” tegas pria yang akrab disapa Rusdi itu.

Pada kesempatan tersebut, Rusdi juga memastikan dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua KONI Kaltim untuk periode kedua.

Keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kegagalan Kaltim menembus target lima besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

Meski secara capaian prestasi Kaltim mengalami peningkatan signifikan, dengan kenaikan perolehan medali sebesar 54 persen dibanding PON 2021 Papua dan meningkat 12 persen dibanding PON 2016 Jawa Barat, Rusdi tetap memilih menyerahkan estafet kepemimpinan kepada figur baru.

Meski Musorprov masih beberapa bulan lagi, dinamika persaingan mulai menghangat. Dua nama dengan inisial S dan A disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan berebut kursi Ketua KONI Kaltim.

Selain itu, posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Kaltim juga tak kalah diminati. Tiga nama yang digadang-gadang masuk bursa yakni Akhmad Albert (Ketua Persatuan Drum Band Kaltim), Adnan Faridhan (Ketua Asosiasi Futsal Kaltim), serta Rony Pangajoang (Sekretaris Umum Ikatan Olahraga Dansa Kaltim).

Dengan mundurnya Rusdiansyah Aras dari bursa pencalonan, Musorprov KONI Kaltim mendatang diprediksi menjadi titik awal perubahan arah kepemimpinan olahraga prestasi di Kaltim menuju capaian nasional yang lebih tinggi. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *