Kongres PSSI Paser 2025 Jadi Titik Balik, Target Emas Porprov 2026 Dipasang

Gambar saat ini: Foto: Kongres PSSI Paser 2025 Jadi Titik Balik, Target Emas Porprov 2026 Dipasang. Sumber: Istimewa.
Foto: Kongres PSSI Paser 2025 Jadi Titik Balik, Target Emas Porprov 2026 Dipasang. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Paser yang kini resmi bertransformasi menjadi PSSI Kabupaten Paser menggelar Kongres PSSI 2025 pada Minggu malam (14/12/2025), bertempat di Aula Dinas Kehutanan, Tanah Grogot.

Agenda utama kongres ini adalah pemilihan dan penetapan Ketua Umum PSSI Paser definitif periode 2025–2029, menyusul kekosongan kepemimpinan sebelumnya yang sempat dijabat pelaksana tugas (Plt) karena dinilai tidak aktif oleh Asprov PSSI Kalimantan Timur.

Selain pemilihan ketua, kongres juga mengevaluasi capaian prestasi sepak bola Paser dalam beberapa tahun terakhir, termasuk medali perak yang diraih pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Mewakili Bupati Paser, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan olahraga sebagai bagian dari strategi pembangunan melalui konsep sport tourism dalam program Paser TUNTAS.

“Paser ingin membangkitkan dunia olahraga sebagai sarana peningkatan kualitas masyarakat sekaligus mendorong pendapatan daerah. Alhamdulillah, geliat cabang olahraga di Paser terus menunjukkan perkembangan positif,” ujar Kurniawan.

Ia menyebut terpilihnya ketua definitif menjadi fondasi awal kebangkitan sepak bola Paser, tidak hanya dalam aspek prestasi, tetapi juga penguatan tata kelola organisasi.

“Sepak bola bukan hanya soal pertandingan di lapangan, tetapi juga manajemen yang profesional, transparan, dan berintegritas,” katanya.

Kurniawan juga meminta ketua terpilih segera menyusun program pembinaan dan kejuaraan untuk tahun 2026. Pemkab Paser, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh.

“Silakan susun program pembinaan dan kejuaraan sejak sekarang. Insyaallah Disporapar siap mensupport,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia turut menyampaikan pesan langsung dari Bupati Paser terkait target besar pada Porprov Kaltim VIII 2026, di mana Paser bertindak sebagai tuan rumah.

“Pesan Pak Bupati jelas, kalau juara umum tapi sepak bola tidak juara satu rasanya hambar. Jadi sepak bola harus emas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asprov PSSI Kaltim, Syafruddin Duntu, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan ketua PSSI kini mengacu pada regulasi terbaru PSSI Pusat Tahun 2025, menggantikan Statuta 2019.

“Sekarang tidak lagi melalui voter, tetapi lewat tim seleksi. Ini bagian dari penataan organisasi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan kekuatan daerah jelang Porprov 2026, dengan menyebut Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara sebagai pesaing utama.

“Tantangan ketua terpilih cukup berat, apalagi Paser tuan rumah. Tapi kalau prosesnya bagus dan konsisten, target emas sangat mungkin dicapai,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru, Pemkab Paser berharap PSSI Kabupaten Paser mampu membangun pembinaan berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme organisasi, dan mengangkat prestasi sepak bola daerah di level provinsi, khususnya pada Porprov Kaltim VIII 2026. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *