
Samarinda, Kaltimedia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mengakselerasi program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH). Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), ratusan unit telah diperbaiki sejak 2023.
Plt Kabid Kawasan Permukiman Disperkim, Narulita Haidinawati, menyebutkan program dijalankan secara bertahap di seluruh kecamatan.
“Tahun 2023 ada 234 unit selesai diperbaiki, tahun 2024 sebanyak 166 unit, dan tahun ini ditargetkan 377 unit yang tersebar di 10 kecamatan dan 26 kelurahan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Perbaikan dilakukan dengan skema rehabilitasi ringan hingga sedang, sementara rumah dengan kerusakan lebih dari 50 persen dibangun baru. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan.
Berdasarkan RP3KP, Samarinda masih memiliki sekitar 19 ribu RTLH. Dengan kapasitas penanganan 300–500 unit per tahun, dibutuhkan waktu panjang untuk menuntaskan seluruhnya.
Lita menegaskan, pembenahan kawasan permukiman kumuh tak bisa hanya berhenti pada perbaikan rumah. Infrastruktur pendukung seperti jalan, drainase, sanitasi, pengelolaan sampah, proteksi kebakaran, hingga ruang terbuka hijau juga harus dibenahi.
“Kalau hanya memperbaiki rumah, dampaknya terhadap penurunan kawasan kumuh terbatas. Apalagi kewenangan tersebar di pusat, provinsi, dan kota,” jelasnya.
Program RTLH di Samarinda juga merupakan bagian dari target nasional 3 juta unit rumah layak huni yang dicanangkan Kementerian PUPR.
“Capaian 377 unit tahun ini juga kontribusi Pemkot Samarinda untuk target nasional,” pungkas Lita. (Rfh)
Editor: Ang





