Atlet Barongsai Kaltim Kurangi Porsi Latihan Fisik

Tim Barongsai Kaltim sendiri kini tengah masuk dalam persiapan pra kompetisi, program tersebut guna mematangkan segi kelincahan, teknik dan strategi.

SAMARINDA – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 akan terselenggara pada 8 September 2024, di Aceh dan Sumut. Kontingen Kaltim terus menggenjot persiapan dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), yang terfokus di Kota Samarinda.

Tim Barongsai Kaltim sendiri kini tengah masuk dalam persiapan pra kompetisi, program tersebut guna mematangkan segi kelincahan, teknik dan strategi.

Pelatih Barongsai Kaltim, Peter Febly John, anak asuhnya sudah mulai mengurangi porsi latihan fisik dengan fokus terhadap teknis. Hanya saja untuk menjalankan program masih terkendala tempat latihan, sebab menggunakan area Hotel Mesra Samarinda yang bisa saja membahayakan atletnya.

“Juni fokus ke teknis, fisik mulai dikurangin. Yang kita butuhkan sekarang tempat latihan (gedung) karena kita menggunakan tempat latihan yang ada disekitaran hotel bermasalah. Dari ukuran yang kurang memadai dan resiko karena ada gerakan khusus, tapi saat ini sedang dalam pengajuan juga,” ucap Peter.

Oleh karena itu pihaknya berencana menggunakan Gedung Guang Dong yang berada di Jalan Sentosa, Samarinda. Sehingga memudahkan atletnya saat menjalani program latihan.

Selain itu Barongsai ini berencana untuk melakukan try out, guna menambah jam terbang anak asuhnya. Hanya saja program tersebut sempat direncanakan di wilayah Kaltim saja, karena takut anggaran tidak mencukupi.

“Kemarin karena takut anggaran kurang kita putuskan untuk try out disini sini aja dengan tim tim seputaran Kaltim saja. Tapi masih kami pelajari dulu kalau memang memungkinkan dan dana mencukupi bagusnya keluar try outnya,” katanya.

Lebih lanjut, setelah mendapatkan beberapa masukan oleh kerabatnya, Peter akan kembali berkoordinasi dengan pengurus cabor untuk membahas try out keluar.

Jika pun telah ditentukan, maka pihaknya berencana membawa atletnya ini try out ke Sumut, lantaran prestasi atlet barongsai yang sangat gemilang di kejuaraan dunia beberapa waktu lalu.

“Kalau berdasarkan hasil kejuaraan dunia yang baru-baru ini di Jakarta, malah kita mau datangin tuan rumah Sumut Karena kemarin Pra PON terbaik dari mereka kita ukur sejauh mana,” ujar Peter.

Selain itu juga ada pilihan lain di Bali menjadi tempat try out yang akan dituju, hanya saja kembali dalam koordinasi dengan pengurus.

“Kalau opsi lainnya itu Bali, tapi ini masih kita bicarakan untuk dipertimbangkan kembali,” ujarnya.

Dalam menghadapi PON nanti, Barongsai Kaltim akan menurunkan 11 atlet terbaiknya, dengan mengikuti kelas tanding naga, diantaranya yakni naga kecepatan, naga halang lintang dan naga tradisional. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *