
KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda melalui Kepala Bidang Aplikasi dan Layanan E-Government, Rahadi Rizal melaksanakan Sosialisasi App Smart RT Fitur Gotong Royong di Ruang Mangkupelas Lt. 2 Balai Kota Samarinda.
Rizal menerangkan, bahwa aplikasi Smart RT Fitur Gotong Royong merupakan program yang masuk dalam digitalisasi Kecamatan dan Kelurahan di Samarinda.
“Smart RT ini merupakan aplikasi yang digunakan masing-masing RT terutama untuk layanan digital, kita ada program digitalisasi Kecamatan/Kelurahan,” tuturnya pada Senin, (29/4/2024).
Aplikasi tersebut diperuntukkan untuk mengeluarkan surat-surat pengantar yang disertai fitur dokumentasi kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh RT.
“Hubungannya dengan program Probebaya, di dalam aplikasi Smart RT ini ada fitur untuk upload dokumentasi kegiatan kerja bakti yang itu di amanatkan bahwasanya masing-masing RT itu diwajibkan melakukan kegiatan kerja bakti satu bulan dua kali,” paparnya.
Sosialisasi tersebut dalam rangka percepatan oleh Diskominfo, di mana kemudian juga akan diajarkan langsung oleh pihaknya dalam proses sosialisasi.
“Kegiatan tadi untuk percepatan agar RT-RT khusus untuk fitur upload kerja bakti kita ajarkan kepada Kelurahannya tadi. Kami dari Diskominfo nanti akan turun untuk mengajarkan aplikasi Smart RT ini secara keseluruhan,” ucapnya.
Sebagai informasi, bahwa program digitalisasi ini telah berjalan sejak tahun lalu. Sebanyak 10 kelurahan dan 1 kecamatan sebagai pilot project atau percontohan pelaksanaan sistem digitalisasi.
Digitalisasi kelurahan dan kecamatan, merupakan program yang digagas oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, sebagai salah satu program menuju Samarinda Smart City Plus.
“Tahun 2023 tadi sudah kita ajarkan para RT yang masuk dalam pilot project untuk kegiatan digitalisasi Kecamatan/Kelurahan. Sisanya ada sekitar 49 RT yang belum kita sosialisasi,” sampainya.
Melalui percepatan ini diharapkan dapat memudahkan koordinasi serta pelayanan bagi pihak terkait dalam menunjang program Smart City Plus di Samarinda.
“Sosialisasi itu sebenarnya untuk mereka yang di Kelurahannya sudah siap untuk proses kegiatan digitalisasi,” ungkapnya.
Saat ini progresnya tinggal menunggu penyelesaian pengerjaan front office di setiap Kelurahan yang masuk dalam Pilot project tersebut.
“Saat ini sedang tahap pembangunan front office di Kelurahan, targetnya dua minggu kira-kira front officenya selesai, kami sebelum selesai itu sudah sosialisasi ke RT untuk aplikasi tersebut,” pungkasnya. (As)






Pak tolong di audit para rt dengan ada ny kebijakkn progam prabaya.banyak uang hanya untuk perkaya pribadi.
Pak tolong di audit para rt dengan ada ny kebijakkn progam prabaya.banyak uang hanya untuk perkaya pribadi..di mugerjo kusus rt 14.15.16.