
SAMARINDA – Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kaltim, belum lama ini atau tepatnya akhir Desember 2023 lalu telah selesai melaksanakan Musyawarah Kerja, di Ruang Rapat Lantai II KONI Kaltim, Samarinda.
Di mana kegiatan tersebut membahas beberapa program penunjang kualitas atlet kedepannya.
Ketua Umum Perbasasi Kaltim, Nidya Listiyono menerangkan meski tidak lolos di babak kualifikasi (BK) PON 2023 lalu, namun program ini perlu disusun untuk menatap persiapan PON edisi ke-22 mendatang melalui event yang diselenggarakan tahun ini.
“Pertama kita buat program-program untuk pelatihan-pelatihan, ada event-event yang kemudian diikuti seluruh atlet-atlet kita yang hari ini sedang develop (mengembangkan) untuk kemudian bisa mencapai prestasi,” ucapnya.
Meski begitu, dalam kepengurusannya Ia menganggarkan sekitar Rp500 juta untuk mengadakan alat latihan ke seluruh Pengcab Perbasasi se Kaltim.
“Perbasasi Kaltim memang kali ini masih banyak PR yang memang harus dibenahi semua secara organisasi, kemudian peralatan juga sudah bagi secara simbolis. Barangnya sudah ada semua, tinggal kita kasihkan saja ke pengcab kabupaten/kota,” katanya.
Selain itu pria yang akrab disapa Tio ini menyebutkan program yang sudah berjalan yakni venue latihan atau lapangan baseball dan sofball yang berada di Komplek Stadion Palaran.
“Kemudian lapangan di Palaran sedang dalam proses perbaikan, tahun 2024 ini. Mudah-mudahan pertengahan tahun sudah selesai semua,” ujarnya.
Ia berharap semua pekerjaan rumah dalam organisasi yang dinahkodainya saat ini bisa selesai dengan maksimal.
Lebih lanjut, Tio juga mengakui saat ini belum banyak event yang terselenggara meski sempat menggelar pelatihan wasit dan pelatih belum lama ini. Sehingga dirinya berupaya pada 2024 ini bisa melaksanalan agensa rutin untuk mengasah kemampuan atletnya.
“Event masih sangat minim untuk saya, tapi kemarin kita di kepengurusan saya ini ada pelatihan umpire (wasit) dan coach (pelatih), kita adakan di Balikpapan, kemudian event di Bontang, Samarinda, dan Balikpapan event Slow Pitch dan lainnya. Mungkin kedepannya kita adakan lebih banyak lagi event begini,” ujarnya Tio.
Bergerak dengan maksimal di masa kepengurusannya menatap perhelatan PON ke-22 Tahun 2028 di Kupang dan Lombok mendatang, Perbasasi Kaltim pada Januari ini akan memberangkatkan atlet Sofball untuk mengikuti Kejurnas U-19. (Dy)





