Basarnas Gelar Pelatihan Potensi SAR, Antisipasi Kecelakaan di Perairan

Sebanyak 50 orang potensi SAR dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, relawan, hingga organisasi mendapat pelatihan teknis pencarian dan pertolongan di permukaan air (water rescue) dari Kantor SAR Balikpapan, Senin (9/10/2023).

BALIKPAPAN – Sebanyak 50 orang potensi SAR dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, relawan, hingga organisasi mendapat pelatihan teknis pencarian dan pertolongan di permukaan air (water rescue) dari Kantor SAR Balikpapan, Senin (9/10/2023).

Kepala Basarnas Balikpapan, Melkianus Kota mengatakan, pelatihan tersebut merupakan program tahunan. Di tahun 2023 ini, Basarnas Balikpapan sudah melaksanakan dua kegiatan, yakni di Samarinda dan Balikpapan.

“Pelatihan ini akan berlangsung selama enam hari. Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melakukan operasi SAR di perairan,” ungkap Melkianus.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi berupa teori dan praktik. Ada pun teori meliputi pengenalan potensi SAR, pertolongan pertama, dan komunikasi SAR. Sementara untuk praktik meliputi berenang, teknik penyelamatan, dan penggunaan peralatan SAR.

Dalam pelatihan ini, terpenting persyaratannya adalah peserta harus bisa berenang. Mengingat poinnya adalah penyelamatan di air.

“Fokus kami memang di perairan, mengingat wilayah kerja Kantor SAR Balikpapan ini kebanyakan di perairan dan Balikpapan sebagai penyangga IKN,” tuturnya.

Melkianus menambahkan, selesai mengikuti pelatihan, para peserta nantinya akan mendapatkan legalitas yang diterbitkan Basarnas pusat.

“Legalitas berupa sertifikat dari kantor pusat,” ucapnya. (Pcm)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *