
SAMARINDA – Pengurus Persatuan Cricket Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (PCI Kaltim) tengah berbangga, lantaran atletnya memastikan diri lolos pada ajang Pra PON yang digulirkan dari tanggal 24 Juli hingga 2 Agustus 2023, di Bali.
Kelolosan terbukti saat tim putri berhasil meraih medali perak di kategori twenties, kemudian tim putra lolos di kategori titen dengan meraih medali perak meski juara grup pool dan kalah dari Bali karena tuan rumah menunggu di partai final.
“Di Pra PON ada 3 nomor tanding, untuk putri lolos di twenties dengan mendapatkan medali perak, Jakarta emas, Perunggu Jabar. Alhamdulillah putra juara grup di pull A mengalahkan banten, jambi dan Papua. Kita belum beruntung kita kalah dengan Bali dengan skor 75-77 kita harus puas dengan medali perak di titen,” ucap Budhi Iriawan, Ketua Pengprov PCI Kaltim, Senin (31/07/2023).
Budhi menerangkan, pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh dan Sumut mendatang, Cricket Kaltim memiliki hak untuk turun mengikuti 5 nomor yang dipertandingkan.
Di mana ada 10 medali emas yang diperebutkan pada ajang multievent akbar 4 tahunan di Indonesia itu, sehingga memberikan peluang untuk Kaltim dalam membidik targetan emas.
“Walaupun kita hanya lolos di nomor tanding titen untuk putra kemudian putri di nomor tanding twentis secara kelolosan memang melewati nomor itu tapi kita berhak main di 5 nomor tanding di PON dengan 14 orang 1 tim itu berhak bermain di 5 nomor tanding,” ujarnya.
Budhi mengatakan setelah inp para atlet yang sudah berjuang di Pra PON akan dikembalikan ke pengcabnya masing-masing, sambil menunggu keputusan KONI Kaltim mengenai program latihan sebelum bergulirnya PON mendatang.
Namun dalam program yang dalam 1 tahun ini, Pengprov PCI Kaltim masih menjalankan promosi degradasi agar bisa menurunkan atlet yang terbaik nantinya. (Dy)





