Kabel Semrawut Jakarta Disorot DPRD Usai Siswi SMAN 6 Tewas

Gambar saat ini: Foto: Semerawut cabel di daerah Jakarta. Sumber: Istimewa.
Foto: Semerawut cabel di daerah Jakarta. Sumber: Istimewa.

Jakarta, Kaltimedia.com – Kabel semrawut Jakarta kembali menjadi sorotan setelah insiden yang menewaskan seorang siswi SMA Negeri 6 Jakarta Selatan di Jalan Lauser, Kebayoran Baru. DPRD DKI Jakarta menilai peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk mempercepat penataan jaringan utilitas, termasuk penurunan kabel udara ke bawah tanah.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengatakan semangat penataan utilitas sebenarnya telah diatur dalam Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2025. Karena itu, pemerintah daerah dan operator utilitas diminta segera mempercepat implementasinya.

“Ini momentum percepatan penurunan kabel-kabel terbang. Kejadian ini harus dimaknai sebagai itu, momentum untuk mempercepat penataan utilitas sesuai dengan semangat Peraturan Daerah,” kata Pantas, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, salah satu persoalan yang masih banyak ditemukan di Jakarta adalah kabel-kabel yang sudah tidak digunakan namun tetap menggantung di ruang publik. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu estetika kota.

“Dan itu rata-rata dari katakanlah ada 100 kabel, yang hidup itu paling 10. Yang lainnya sudah limbah semua itu,” ujarnya.

Pantas mengakui hingga saat ini belum terdapat sanksi tegas bagi pemilik utilitas yang membiarkan kabel tidak terpakai tetap terpasang. Oleh sebab itu, ia berharap aturan turunan dari perda dapat segera diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan penertiban.

“Dengan Perda ini kan harusnya nanti akan ditertibkan,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta lainnya, Yuke Yurike, meminta pemeriksaan kondisi kabel dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di jalan protokol tetapi juga kawasan permukiman.

Desakan percepatan penataan utilitas muncul setelah meninggalnya Neisha Amalia Evrian Putri (16), siswi kelas X SMA Negeri 6 Jakarta. Korban meninggal dunia usai terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya akibat tersangkut kabel di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Kamis (18/6/2026).

Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Setang motor yang dikendarai korban diduga tersangkut kabel yang melintang hingga menyebabkan kendaraan oleng dan terjatuh.

“Ketika melewati Jalan Lauser, ada kabel yang melintang sehingga setang motor nyangkut, kemudian oleng,” ujar Rachmat.

Menurut informasi yang diterima pihak kecamatan, setelah terjatuh kendaraan tersebut juga sempat bersenggolan dengan bus sekolah yang melintas di lokasi kejadian. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *