
Paser, Kaltimedia.com – Panitia pelaksana Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Paser resmi membuka tahapan penerimaan berkas bakal calon ketua sekaligus menggelar sosialisasi pemilihan, Rabu (20/5/2026), di Ruang Rapat KONI Paser, Kecamatan Tanah Grogot.
Dalam agenda tersebut, dua kandidat bakal calon Ketua PWI Paser periode 2026–2029 hadir memaparkan visi dan misi mereka. Keduanya yakni Muhammad Najib dengan nomor urut 1 serta Tomi Wirahardi Wijaya dengan nomor urut 2.
Ketua Panitia Konferkab PWI Paser, Ahmad Rano, mengatakan seluruh berkas kedua bakal calon telah dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan diverifikasi oleh PWI Kalimantan Timur.
“Setelah ini berkas mereka kita kirim ke PWI Kaltim, kemudian dari sana mereka akan memverifikasi ulang berkas kedua bakal calon ini. Jika sudah sesuai persyaratan mereka, maka kita tinggal menunggu hari pelaksanaan konferensi atau musyawarah,” ujar Ahmad Rano.
Dalam pemaparannya, Muhammad Najib membawa visi menjadikan PWI Paser sebagai organisasi yang solid, profesional, adaptif di era digital, sekaligus menjadi mitra strategis pembangunan daerah yang kritis dan konstruktif.
Beberapa misi utama yang diusungnya meliputi:
- Transformasi internal dan tata kelola organisasi melalui pembenahan administrasi, keterbukaan informasi, dan penguatan solidaritas anggota.
- Membangun sinergi strategis dengan pemerintah daerah, swasta, hingga forum lintas sektoral.
- Akselerasi peningkatan SDM melalui pelatihan teknologi digital, multimedia, uji kompetensi wartawan, hingga penguatan advokasi hukum.
Najib juga menyoroti pentingnya menghadirkan PWI Paser sebagai pusat pengembangan media digital dan inkubator kreativitas wartawan daerah.
Sementara itu, Tomi Wirahardi Wijaya menawarkan visi membangun PWI Paser yang profesional, independen, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan digital.
Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi pers tanpa meninggalkan fungsi kemitraan strategis dengan pemerintah maupun masyarakat.
Adapun sejumlah misi yang diusung Tomi di antaranya:
- Peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan pendidikan jurnalistik berkelanjutan.
- Penguatan etika dan independensi pers sesuai kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
- Perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan anggota PWI.
- Penguatan literasi media dan edukasi publik untuk menangkal hoaks.
- Membuka ruang regenerasi bagi wartawan muda agar organisasi lebih modern dan inklusif.
- Mengembalikan sekretariat PWI Paser sebagai pusat aktivitas organisasi.
Panitia kini menunggu hasil verifikasi dari PWI Kaltim sebelum menetapkan calon resmi yang akan bertarung dalam Konferkab PWI Paser pada Juni 2026 mendatang.
“Semoga kegiatan ini bisa sukses digelar dan semoga terpilih Ketua yang amanah dan bisa memberikan yang terbaik untuk teman-teman pers semua di Paser,” tutup Ahmad Rano. (Dy)
Edito: Ang



