
SAMARINDA – Jelang perebutan tiket kelolosan Pra PON 2023, Pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Perbasi Kaltim) menggenjot persiapan agar bisa meraih prestasi. Di mana untuk kategori 5×5 akan digulirkan di Bali, sementara 3×3 akan dipertandingkan di Jakarta pada September.
Hanya saja Ketua Umum Perbasi Kaltim, Darwin Tandrin, menginginkan skuad Basket Benua Etam yang akan bertanding di Pra PON nanti harus memiliki mental yang kuat.
Untuk itu Ia akan memasukan atlet meningkatkan mentalnya dengan dilatih langsung oleh anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan mendalami wawasan kebangsaan RI.
“Kita belajar dari Asian Games 2018 di Jakarta, saya melihat faktor, disitu yang berpengaruh adalah pendidikan mental. Jadi mereka dimasukkan kedalam institusi TNI, Kopasus selam 2 minggu. Pendidikan mental kecintaan bangsa, wawasan kebangsaan, bagaimana fight untuk Indonesia,” terang Darwin.
Peningkatan mental tersebut dikatakan Darwin karena tim dari pulau Jawa sudah memiliki kemampuan tersebut. Sehingga agar tak tertinggal, maka pelatihan ini harus terlaksana.
“Nah itu akan saya terapkan di Pra PON nanti. Saya udah minta dari Pusdik Kopasus untuk mengirimkan pelatih untuk melatih mental, mencintai Kaltim untuk Indonesia. Itu yang terpenting. Apalagi kalau dari Jawa kan mentalnya pasti udah jauh diatas kita,” ujarnya.
Kemudian, Darwin berupaya untuk dapat meraih kejayaan pada PON mendatang. Mengingat pada PON XX/2021 di Papua, Basket Kaltim harus absen lantaran adanya beberapa kendala.
Kendati demikian Ia berharap atletnya bisa lolos dan masuk zona medali, meski diakuinya tim dari Jawa memiliki persiapan yang matang.
“Saya berusaha keras semaksimal mungkin dengan kesempatan yang ada, saya berusaha untuk lolos dulu. Saya berharap mudah-mudahan kalau Tuhan kasih jalan ya saya berharap lolos untuk PON. Meskipun berat ketemu Jawa, ketemu yang lain persiapannya yang sudah 2 tahun lalu,” jelas Darwin.
Darwin akan menggenjot persiapan atletnya ini agar lebih matang dengan memaksimalkan waktu yang tersisa dalam 3 bulan.
“Ini 3 bulan baru tahap persiapan, tapi kita harus semaksimal mungkin. Dalam waktu 3 bulan ini saya gembleng mental, fisik, segala macamanya saya gembleng terus,” tuturnya.
Perbasi Kaltim rencananya akan melaksanakan Selekprov di Kota Samarinda. Hanya saja untuk waktu sejauh ini masih belum ditentukan dengan Pengcab kabupaten/kota. (Dy)



