
Jakarta, Kaltimedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan sesi I, Kamis (21/5/2026). Tekanan jual yang masif membuat IHSG terkoreksi cukup dalam hingga turun 174,140 poin atau 2,76 persen ke level 6.144,359.
Sementara itu, indeks LQ45 juga ikut melemah sebesar 9,848 poin atau 1,56 persen ke posisi 620,828.
Sepanjang perdagangan siang ini, mayoritas saham mengalami pelemahan. Tercatat hanya 118 saham yang menguat, sedangkan 601 saham melemah dan 94 saham lainnya stagnan.
Frekuensi perdagangan mencapai 1.285.918 transaksi dengan volume perdagangan sebanyak 19,919 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp9,784 triliun.
Sejumlah saham mengalami penurunan tajam dan masuk jajaran top losers pada perdagangan siang ini, di antaranya:
- LCKM turun 14,95 persen ke level 165
- CBRE melemah 14,72 persen ke level 695
- TPIA anjlok 14,66 persen ke posisi 2.270
- WBSA turun 14,65 persen ke level 670
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mengalami pelemahan tipis. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 12.00 WIB, rupiah turun 5 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp17.658 per dolar AS.
Pergerakan bursa saham Asia pada perdagangan siang ini terpantau bervariasi:
- Nikkei 225 naik 3,47 persen ke 61.881,101
- Hang Seng menguat 0,12 persen ke 25.680,919
- SSE Composite melemah tipis ke 4.162,109
- Straits Times naik 0,35 persen ke 5.062,490
Pelaku pasar kini menanti sentimen lanjutan dari arah kebijakan ekonomi pemerintah serta keputusan Bank Indonesia terkait suku bunga acuan yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan pasar keuangan domestik. (ang)



