
Jakarta, Kaltimedia.com – Jajaran pengurus KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Pusat Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Delegasi KONI Kaltim dipimpin Ketua Harian KONI Kaltim Husinsyah, didampingi Sekretaris Umum Akhmad Albert, Bendahara Umum Fadliansyah, Ketua IV Firmanuddin Djakfar, serta Kepala Bidang Organisasi Fahri.
Dalam forum nasional tersebut, Husinsyah menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan KONI Pusat di bawah Ketua Umum Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, terutama atas keberhasilan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024.
“Salah satu keberhasilan krusial yang disorot adalah kesuksesan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang untuk pertama kalinya sejarah berhasil digelar di dua provinsi sekaligus, yakni Aceh dan Sumatera Utara (Sumut),” ujar Husinsyah.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga Indonesia.
“Apa yang saya miliki, tenaga, pikiran, waktu dan segalanya, adalah untuk peningkatan olahraga prestasi Indonesia,” kata Marciano.
Kegiatan Rakernas dan Musornaslub KONI 2026 dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat yang hadir mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan pesan Menpora terkait pentingnya rasa memiliki bersama terhadap kemajuan olahraga nasional.
“Saya bukan hanya Menpora tapi juga bagian dari masyarakat olahraga Indonesia yang memiliki mimpi yang sama, melihat Merah Putih berkibar,” ucap Taufik Hidayat.
Ia juga menegaskan hubungan antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan KONI merupakan kemitraan strategis dalam membangun olahraga nasional.
“Tidak ada sedikitpun niat dari Kemenpora untuk tidak bekerja sama dengan KONI dan cabang olahraga. Kami melihat KONI dan cabang olahraga mitra strategis,” ujarnya.
Taufik turut mengingatkan tantangan pembinaan olahraga prestasi ke depan akan semakin besar sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, KONI, hingga organisasi olahraga nasional.
“Kami memiliki harapan besar kepada KONI Pusat, KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, serta cabang olahraga, karena ke depan tantangan olahraga sangat besar. Kita perlu tingkatkan sinergitas, baik pemerintah, KONI, NOC Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga harus bersatu. Tanpa itu, jangan harap prestasi dapat meningkat ke depannya,” katanya.
Kehadiran pengurus KONI Kaltim dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program olahraga daerah dengan target peningkatan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional. (Dy)
Editor: Ang



