Polres Paser Siapkan 5 Pos Pengamanan Mudik dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026

Gambar saat ini: Foto: Polres Paser Siapkan 5 Pos Pengamanan Mudik dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026. Sumber: Istimewa.
Foto: Polres Paser Siapkan 5 Pos Pengamanan Mudik dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Kepolisian Resor (Polres) Paser menyiapkan lima pos pelayanan bagi masyarakat dalam rangka pengamanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026.

Pos-pos tersebut disiapkan setelah pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam oleh Polres Paser di wilayah hukumnya.

Kepala Bagian Operasi Polres Paser, Hendro Wibowo, menjelaskan lima pos pelayanan tersebut tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Paser.

Lokasi pos tersebut meliputi Pos Terpadu di kawasan Siring Tanah Grogot, Pos Pelayanan di Terminal Kuaro, pos di Long Ikis, Long Kali, serta pos di wilayah perbatasan dekat Muara Komam.

“Kami menempatkan personel di pos-pos serta di titik-titik rawan, baik rawan kecelakaan, rawan kemacetan, maupun rawan longsor yang ada di wilayah hukum Kabupaten Paser,” ujar Hendro, Jumat (13/3/2026).

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Paser juga melibatkan sejumlah instansi terkait dalam tim gabungan.

Setiap pos dijaga oleh sekitar 18 personel yang dibagi dalam tiga shift untuk memastikan pelayanan dan pengamanan dapat berlangsung selama 24 jam.

“Di setiap pos kami siapkan sekitar 18 personel yang dibagi dalam tiga shift,” jelasnya.

Selain sebagai titik pengamanan, pos-pos tersebut juga disiapkan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik.

Polres Paser menyediakan berbagai fasilitas seperti makanan dan minuman gratis, area istirahat, hingga terapi pijat elektrik untuk membantu pemudik mengurangi kelelahan selama perjalanan.

“Minimal mereka bisa beristirahat di tempat kami sehingga lebih rileks dan tidak terburu-buru dalam melanjutkan perjalanan mudik,” kata Hendro.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati dan tetap fokus saat berkendara.

Menurutnya, menjelang Lebaran biasanya terjadi peningkatan volume kendaraan karena banyak masyarakat yang ingin segera sampai ke kampung halaman.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemudik, agar selalu berhati-hati saat berkendara dan saling menjaga keselamatan di jalan,” ujarnya.

Hendro menambahkan sikap terburu-buru dalam perjalanan sering kali menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, ia meminta para pemudik untuk tetap waspada dan memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia untuk beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *