
Paser, Kaltimedia.com – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026, Pemerintah Kabupaten Paser terus memacu kesiapan sebagai tuan rumah. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan dan penyempurnaan venue pertandingan yang dikoordinasikan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdhy Fermana, menyampaikan bahwa proses pembangunan dan lanjutan sejumlah venue saat ini masih berjalan dan terus dikebut agar selesai tepat waktu sebelum ajang olahraga tersebut digelar.
“Terkait dengan persiapan untuk pembangunan venue dari Disporaparnya, inshaAllah dengan dukungan pemerintah, Pak Bupati, tetap berjalan untuk menyiapkan dan merampungkan seluruh venue yang telah dibangun tahun 2025 untuk dilanjutkan di 2026 ini,” ucap Abdhy Fermana kepada RRI.CO.ID, Rabu (14/01/2025).
Selain pembangunan fisik utama, Disporapar juga memberi perhatian pada kelengkapan sarana dan prasarana pendukung di sekitar venue. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap lokasi pertandingan siap digunakan secara optimal saat Porprov berlangsung.
“Kemudian ada beberapa selain memang bangunannya juga pendukungnya seperti landscape, halaman masing-masing GORnya juga dibenahi, dibangunkan juga termasuk penyempurnaan-penyempurnaan bangunan yang yang memang belum selesai tahun 2025,” katanya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, Abdhy menjelaskan bahwa secara umum progres pembangunan telah melampaui angka 50 persen. Meski demikian, tingkat penyelesaian antar-venue masih bervariasi, tergantung pada jenis pekerjaan yang tersisa.
“Rata-rata sebenarnya semuanya sudah di atas 50 persen kondisinya. Contoh pekerjaan struktur dua dari beberapa venue itu itu sudah selesai semua tinggal arsitektural seperti dinding, kemudian lantai, atap dan lain-lainnya itu. Kalau terhitung kisarannya antara 50 sampai 70 persen, bervariatif sih,” ujar Abdhy.
Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa venue bahkan sudah dapat difungsikan dan sempat digunakan untuk kegiatan kejuaraan dalam beberapa bulan terakhir. Kendati demikian, penyempurnaan fasilitas pendukung masih diperlukan.
“Tapi ada juga venue-venue yang sebenarnya sudah sudah bisa fungsional, tetapi perlu ditambah penyempurnaan seperti landscape-nya, halamannya, halaman parkir, kemudian airnya, listriknya, segala seperti itu,” katanya menjelaskan.
Dengan progres yang ada, Abdhy optimistis seluruh venue, baik yang merupakan pembangunan baru maupun lanjutan, dapat rampung sebelum pelaksanaan Porprov. Ia menargetkan penyelesaian pada Oktober 2026, bahkan berharap sebagian besar sudah siap sejak September.
Keyakinan tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Paser untuk menyukseskan Porprov VIII Kaltim 2026 sebagai ajang olahraga terbesar tingkat provinsi yang digelar setiap empat tahun sekali. (Dy)
Editor: Ang





