Polda Metro Selidiki Laporan Teror terhadap DJ Donny

Gambar saat ini: Foto: Ramon Dony Adam atau DJ Donny. Sumber: Istimewa.
Foto: Ramon Dony Adam atau DJ Donny. Sumber: Istimewa.

Jakarta, Kaltimedia.com – Polda Metro Jaya menyatakan akan segera menyelidiki laporan teror yang dialami pemengaruh sekaligus disjoki, Ramon Dony Adam atau DJ Donny. Polisi memastikan laporan tersebut telah diterima dan saat ini dalam tahap awal penanganan.

“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026).

Meski demikian, Budi belum merinci kapan saksi-saksi akan dimintai keterangan. Ia hanya menegaskan bahwa laporan terkait teror tersebut benar adanya dan telah ditindaklanjuti.

“Iya, benar, sudah diterima laporannya soal dua teror itu,” ujarnya.

Sebelumnya, DJ Donny melaporkan dugaan teror yang dilakukan oleh orang tak dikenal dan terjadi sebanyak dua kali di kediamannya. Peristiwa pertama terjadi pada Senin (29/12/2025), saat rumahnya dikirimi bangkai ayam. Teror kedua terjadi pada Rabu (31/12/2025) dini hari, ketika seseorang terekam kamera pengawas melempar bom molotov ke arah rumahnya.

“Jadi, kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu, semalam jam 3.00 WIB, di CCTV terekam orang melempar molotov ke rumah saya,” kata Donny saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

Menurut Donny, aksi teror tersebut tidak hanya mengancam keselamatan dirinya, tetapi juga membahayakan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kalau rumah saya terbakar mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga, rumah orang lain, itu jadi masalah. Makanya hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Selain dua kejadian tersebut, Donny mengaku kerap menerima teror dan ancaman melalui sambungan telepon maupun pesan di media sosial. Namun, ia menyebut sebagian ancaman itu tidak terlalu dihiraukan.

“Teror telepon banyak, cuma saya enggak peduli. Media sosial biasalah, DM-DM. Saya sendiri kan ngomongnya kasar juga, jadi enggak ada masalah,” ungkapnya.

Terkait pelaku dan motif teror, Donny mengaku belum mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab. Ia menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *