
Jakarta, Kaltimedia.com – Ketua Komisi II DPR, Rifqinizami Karsayuda, menyebut dirinya menerima kabar bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2026. Pernyataan itu ia sampaikan saat rapat kerja Komisi II DPR bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, Selasa (15/11).
Rifqi menilai rencana tersebut dapat menjadi penanda dimulainya proses pemerintahan yang lebih aktif di IKN, termasuk perpindahan pejabat eselon dan wakil menteri.
“Saya dengar Wakil Presiden berkeinginan tahun 2026 mulai bekerja di IKN. Dan karena itu sebagian wakil menterinya juga harusnya ikut. Karena kan wapres ya wamen-wamen ikutlah pindah ke IKN,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah untuk memberikan kejelasan mengenai jadwal pasti pemindahan aparatur sipil negara, baik dari sisi personel maupun fungsi-fungsi pemerintahan yang akan dipindahkan.
Mengilustrasikan rencana perpindahan tersebut dengan analogi “teori lebah”, Rifqi menekankan pentingnya pemimpin pemerintahan pindah terlebih dahulu agar proses migrasi berjalan efektif.
“Kalau hanya memindahkan staf lebah, itu tidak akan pernah bisa maksimal kepindahan itu. Karena itu saya disuruh pindah duluan di Komisi II agar nanti mereka ikut pindah,” tuturnya.
Di sisi lain, Menteri PAN-RB Rini Widyantini menjelaskan bahwa skema perpindahan ASN ke IKN sebenarnya sudah dirancang sejak 2022. Namun perubahan struktur kementerian dalam pemerintahan yang baru membuat pemetaan tersebut perlu diperbarui.
“Dan kami tentunya harus melakukan pemetaan kembali, supaya memudahkan OIKN nanti melakukan pemetaan untuk orang-orangnya,” kata Rini. (Ang)



