
BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Sofyan Jufri, meminta pemerintah kota dan kontraktor pelaksana menjaga profesionalisme dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis daerah.
Menjelang akhir tahun anggaran 2025, ia menegaskan pentingnya ketepatan waktu dan transparansi agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat.
Politikus dari Komisi IV DPRD Balikpapan ini menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, seperti pembangunan sekolah, puskesmas, drainase, serta infrastruktur pendukung masyarakat lainnya.
“Menjelang akhir tahun biasanya banyak proyek yang dikebut agar selesai. Tapi kami tekankan, percepatan jangan sampai mengorbankan mutu pekerjaan. Kualitas tetap harus jadi prioritas karena ini menyangkut pelayanan publik,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Sofyan menjelaskan, proyek-proyek yang dibiayai dari APBD Balikpapan maupun dana alokasi khusus (DAK) merupakan bagian dari program strategis daerah yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Karena itu, dia meminta agar dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan memperkuat fungsi pengawasan di lapangan.
Menurutnya, penyelesaian proyek tepat waktu bukan sekadar urusan serapan anggaran, tetapi juga mencerminkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.
“Kami di DPRD siap mendukung dan mengawasi agar seluruh proyek berjalan sesuai jadwal dan manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat,” tegasnya.
Sofyan juga mendorong dilakukan evaluasi rutin terhadap progres pembangunan di setiap wilayah, terutama di Balikpapan Timur yang menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan pesat. Ia berharap, sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat dapat memastikan seluruh proyek strategis berjalan efektif dan membawa hasil nyata.
“Yang paling penting adalah manfaatnya bisa segera dirasakan warga. Kalau semua berjalan sesuai rencana, pembangunan Balikpapan akan semakin profesional, transparan, dan merata,” pungkasnya. (Adv)



