Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud Tegaskan Jadi Pahlawan Masa Kini Cukup dengan Memberikan Ilmu dan Pengabdian

FOTO BERSAMA – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat foto bersama dengan forkopinda usai upacara Hari Pahlawan di halaman Pemkot, Senin (10/11/2025)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memperingati Hari Pahlawan dengan upacara khidmat yang digelar di Halaman Pemkot Balikpapan, Senin (10/11). 

Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemkot untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan dan pengabdian dalam membangun kota.

Peringatan Hari Pahlawan di Kota Balikpapan menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan bagi generasi masa kini.

“Mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal. Kita adalah generasi yang menerima amanah itu,” ujarnya.

Dalam amanat tersebut, Rahmad menyebutkan tiga nilai utama perjuangan yang patut dicontoh.

Pertama, keteguhan dalam menghadapi tekanan dan keterbatasan. Para pahlawan tetap sabar menyusun strategi dan membangun kebersamaan meski dalam situasi sulit.

Kedua, keberanian menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Nilai ini, kata Rahmad, menjadi dasar penting etika publik yang harus dijaga dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Ketiga, pandangan jauh ke depan bahwa kemerdekaan bukan tujuan akhir, melainkan modal untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Perjuangan hari ini bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian,” tegas Rahmad.

Menurutnya, semangat perjuangan masa kini terlihat dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat perlindungan sosial, hingga mengembangkan sumber daya manusia di Balikpapan.

Berbagai program pun terus digulirkan Pemkot Balikpapan, mulai dari peningkatan akses pendidikan, pembinaan kepemudaan, hingga pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan.

“Kita melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita bekerja keras, berpikir jernih, dan melayani dengan tulus. Jangan biarkan semangat itu padam,” pesan Rahmad.Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi untuk memastikan nilai-nilai perjuangan benar-benar hidup dalam kebijakan, pelayanan publik, dan tindakan masyarakat sehari-hari. (adv/pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *