
Samarinda, Kaltimedia.com – Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) bersama tujuh pengurus kabupaten/kota di Gedung PKK Samarinda, Sabtu (25/10/2025). Agenda tersebut digelar untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim di Kabupaten Paser, tahun 2026.
Sebelum ajang utama digelar, PSAWI Kaltim juga merencanakan pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Porprov pada 2025 sebagai tahap awal seleksi atlet dari berbagai daerah.
Ketua PSAWI Kaltim, Saefuddin Zuhri, menekankan pentingnya kesiapan venue dari tuan rumah di Paser agar pelaksanaan cabor ski air dan wakeboard dapat berjalan lancar.
“Kami berharap teman-teman di PSAWI Paser benar-benar menyiapkan venue yang representatif. Kalau nanti dinilai tidak memadai oleh pelatih atau tim teknis, kita tidak menutup kemungkinan untuk memindahkan lokasi,” ujar Saefuddin.
Saat ini, venue yang disiapkan ada di Telaga Ungu, Kecamatan Tanah Grogot, yang rencananya akan digunakan bersama cabang olahraga dayung. Namun, Saefuddin menegaskan bahwa keputusan akhir tetap menunggu arahan KONI Kaltim.
“PSAWI berada di bawah KONI. Jadi kami mengikuti kebijakan KONI Kaltim. Kalau memang harus digeser, tinggal dilihat dulu kelayakannya,” jelasnya.
Selain kesiapan venue, Rakorprov juga membahas isu mutasi atlet dari luar daerah. Saefuddin mengimbau kabupaten/kota di Kaltim untuk memaksimalkan atlet binaan sendiri demi menjaga kebanggaan daerah.
“Kami berharap pengcab dapat membina atlet lokal. Kalau putra-putri daerah sendiri yang berprestasi, rasa bangganya berbeda,” tegasnya.
Menurut Saefuddin, terlalu bergantung pada atlet dari luar justru tidak memberi dampak jangka panjang bagi pembinaan olahraga di daerah.
Wakil Ketua III KONI Kaltim, Tomy Ghazali, yang turut hadir dalam Rakorprov, meminta seluruh jajaran PSAWI, baik provinsi maupun kabupaten/kota, terus memperkuat koordinasi demi meningkatkan kualitas organisasi dan prestasi atlet jelang Porprov 2026. (Dy)
Editor: Ang





