Darlis Pattalongi Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman dan Wajib Didukung Daerah

Gambar saat ini: Foto: Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), M Darlis Pattalongi. Sumber: Rfh.
Foto: Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), M Darlis Pattalongi. Sumber: Rfh.

Samarinda, Kaltimedia.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), M Darlis Pattalongi, memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto aman dijalankan dan wajib didukung seluruh pemerintah daerah.

Meski program nasional ini sempat menuai perdebatan di sejumlah wilayah, termasuk Samarinda, Darlis menegaskan bahwa MBG merupakan kebijakan strategis yang tidak dapat ditolak oleh daerah. Ia meminta seluruh pihak untuk lebih fokus pada pengawasan agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Ini adalah kebijakan nasional langsung dari Presiden. Daerah wajib melaksanakan dan mendukung. Kalau ada kekurangan, tentu akan ada evaluasi dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Sebelumnya, beberapa sekolah di Samarinda dikabarkan menolak pelaksanaan MBG karena khawatir terhadap aspek kebersihan dan keamanan makanan. Menanggapi hal tersebut, Darlis menilai keresahan masyarakat merupakan hal wajar. Namun, ia menekankan bahwa kekhawatiran itu tidak boleh menjadi alasan untuk menolak kebijakan yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar.

“Kita pahami keresahan itu, tapi solusinya bukan menolak. Yang perlu dilakukan adalah memperkuat sistem pengawasan dan memastikan makanan yang diberikan aman bagi siswa,” jelasnya.

Politikus PAN tersebut menilai program MBG memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, terutama bagi peserta didik dari keluarga berpenghasilan rendah. Karena itu, DPRD Kaltim mendorong pemerintah pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari pengadaan bahan makanan, distribusi, hingga mekanisme pengawasan di lapangan.

Selain itu, Darlis menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif antara pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua murid. Menurutnya, sebagian keresahan muncul akibat kurangnya informasi terkait standar keamanan pangan dalam program MBG.

“Transparansi sangat penting. Pemerintah harus memberi penjelasan terbuka agar masyarakat yakin bahwa makanan yang disajikan aman, bergizi, dan sesuai standar. Komitmen itu harus terlihat nyata di lapangan,” tegasnya.

Darlis menambahkan, Komisi IV DPRD Kaltim akan terus mengawal implementasi program MBG di seluruh kabupaten dan kota. Pengawasan difokuskan pada kualitas bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, dan ketepatan waktu distribusi ke sekolah-sekolah.

“Kami ingin program ini tidak sekadar terlaksana di atas kertas, tapi benar-benar membawa manfaat nyata bagi anak-anak Kaltim yang sehat, bergizi, dan aman,” pungkasnya. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *