Perpani Paser Terkendala Peralatan dan Pelatih Jelang Porprov 2026

Gambar saat ini: Foto: Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.
Foto: Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026, Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Paser terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah. Perpani Paser membidik enam medali emas dari total 32 medali yang akan diperebutkan pada ajang tersebut. Namun, langkah persiapan masih terkendala sarana latihan dan kebutuhan sumber daya manusia pelatih.

Sekretaris Perpani Paser, Abu Hasan Rifa’i, mengungkapkan bahwa persoalan terbesar saat ini adalah keterbatasan peralatan latihan, terutama untuk divisi compound dan recurve yang harganya cukup mahal.

“Kendala kita ada pada peralatan. Untuk compound dan recurve, alat latihannya mahal karena sebagian besar impor. Kami sudah koordinasi dengan Disporapar dan diberikan kesempatan untuk mengajukan proposal pengadaan,” ujar Abu Hasan.

Perpani berharap pengadaan peralatan dapat segera direalisasikan agar atlet panahan Paser dapat mengasah teknik dan akurasi secara maksimal.

“Alhamdulillah Pemda merespons. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada penambahan alat, terutama untuk divisi yang peralatannya terbatas. Banyak atlet belum bisa turun di nomor tersebut karena keterbatasan peralatan,” tambahnya.

Selain sarana latihan, Perpani Paser juga masih menghadapi kendala kurangnya pelatih bersertifikasi. Abu Hasan menyebut bahwa peningkatan kualitas SDM kepelatihan menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung target medali.

“Kami sudah berbicara dengan Pengprov Perpani Kaltim agar dapat membantu menghadirkan pelatih dari PB Perpani. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas teknik dan pembinaan atlet di Paser,” jelasnya.

Abu Hasan memperkirakan pengadaan peralatan dapat terealisasi pada akhir 2025 atau awal 2026, menyesuaikan proses di daerah. Dengan jadwal Porprov yang diinformasikan akan digelar pada November 2026, ia menilai Paser masih memiliki waktu cukup untuk memaksimalkan persiapan.

“Kami optimistis. Selama peralatan terpenuhi dan pelatih dapat ditingkatkan kualitasnya, target enam emas bukan hal yang mustahil,” pungkasnya. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *