
Samarinda, Kaltimedia.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur terus memantau kesiapan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026, khususnya terkait jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, mengungkapkan Babak Kualifikasi (BK) Porprov dijadwalkan mulai September 2025, meski beberapa cabor seperti atletik sudah menggelar pertandingan pada Agustus ini. Namun, ada delapan cabor yang statusnya masih mengambang.
“Paling cepat pelaksanaan BK Porprov itu pada September. Agustus ini sudah ada seperti atletik. Tapi kan cabor sementara ini memang ada beberapa cabor yang belum masuk dalam daftar yang dipertandingkan, ada delapan. Itu masih dalam tahap koordinasi dengan PB Porprov,” jelas Rusdiansyah, Kamis (14/8/2025).
Untuk memastikan kejelasan, Rusdiansyah akan mengutus Ketua Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) Porprov, Ego Arifin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I KONI Kaltim, guna berkoordinasi langsung dengan PB Porprov.
“Nanti saya akan mengutus Ketua Wasrah untuk bertemu dengan PB Porprov,” ujarnya.
Beberapa cabor seperti layar dan hockey diketahui belum tercantum dalam daftar, padahal keduanya berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kaltim pada PON 2024 di Aceh–Sumut.
Rusdi menegaskan, seluruh 47 cabor yang meraih medali pada PON wajib dipertandingkan di Porprov VIII. Sementara cabor lainnya akan menjadi hak prerogatif tuan rumah.
“Ada beberapa cabor yang diwajibkan untuk dipertandingkan oleh KONI. Tapi KONI mewajibkan 47 cabor peraih medali itu harus dipertandingkan, selebihnya privilege adalah tuan rumah,” tegasnya.
Jumlah cabor yang akan dipertandingkan akan disahkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Kaltim di Paser pada akhir Agustus 2025, sebelum pembukaan BK Porprov.
Rusdi berharap seluruh KONI kabupaten/kota hadir dalam Rakor tersebut, agar informasi jelas dan setiap daerah dapat mempersiapkan kontingennya. (Dy)
Editor: Ang





