Pemkot Samarinda Matangkan Perencanaan Transportasi Massal Sebelum Lakukan Pengadaan

Foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Sumber: Istimewa.
Foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Dalam upaya mewujudkan sistem transportasi massal yang efektif dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Samarinda memilih untuk tidak terburu-buru melakukan pengadaan sarana transportasi. Sebaliknya, Pemkot lebih dulu memfokuskan diri pada penataan sistem dan perencanaan yang matang sebagai fondasi utama.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pembangunan transportasi publik di Kota Tepian harus dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur. Ia menekankan bahwa pengadaan unit transportasi seperti bus bukanlah langkah awal, melainkan tahapan akhir dari proses yang telah melalui kajian mendalam.

“Fokus utama kami adalah menyusun sistemnya terlebih dahulu, termasuk peninjauan ulang Detail Engineering Design (DED) untuk halte, jalur, serta infrastruktur pendukung lainnya,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, pendekatan ini penting agar pembangunan sistem transportasi publik tidak hanya bersifat simbolik atau terburu-buru, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan riil kota dan dinamika pertumbuhan penduduk. Dengan perencanaan berbasis data, Pemkot berharap mampu merancang infrastruktur dan manajemen lalu lintas secara lebih presisi, khususnya di jalur-jalur strategis.

Rencana pengadaan unit transportasi baru akan dimulai pada tahun 2027, setelah semua tahap desain dan perencanaan sistem selesai. Selama proses ini, Wali Kota mengingatkan Dinas Perhubungan untuk mengedepankan inovasi, baik dari sisi desain sistem maupun manajemen operasional nantinya.

Beberapa aspek penting yang menjadi perhatian dalam perencanaan ini antara lain efisiensi waktu tempuh, pengurangan kemacetan, serta dampak lingkungan. Transportasi publik masa depan diharapkan tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga solusi jangka panjang bagi kualitas hidup warga kota.

“Dishub silakan koordinasi dengan Bapperida untuk perencanaan anggaran. Yang terpenting sekarang adalah kita bangun fondasi sistem dan desain yang benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan,” tutur Andi Harun.

Dengan strategi yang bertumpu pada perencanaan matang, Pemkot Samarinda berharap transportasi massal yang akan hadir nantinya benar-benar memberikan manfaat nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, dan mendukung pembangunan kota yang lebih ramah lingkungan serta berorientasi masa depan. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *