
Balikpapan, Kaltimedia.com — Gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Balikpapan selama tiga hari (9–11 Juli 2025) menjadi bukti nyata semangat kolaboratif bangsa dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif.
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan pelaksanaan acara berskala nasional tersebut, yang ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Jumat (11/07/2025).
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Kaltim, kami menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Menteri Dalam Negeri yang telah berkenan menutup kegiatan ini di Balikpapan,” ucap Rudy dalam sambutannya.
Ia juga memberikan penghormatan khusus kepada Ketua Harian Dekranas, yang dinilai telah memberikan arahan dan dukungan besar hingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, meriah, dan penuh manfaat.
Menurut Rudy, ajang ini tidak hanya menyatukan pengrajin dan pelaku UMKM dari seluruh pelosok negeri, tetapi juga memperkuat promosi budaya lokal serta membangun jejaring ekonomi yang berbasis kearifan Nusantara.
“Selama tiga hari ini, kita telah menyaksikan semaraknya karya kerajinan dari berbagai daerah. Ini bukan sekadar ajang pameran, tapi momentum penting untuk mengangkat martabat budaya dan memperkuat perekonomian kreatif Indonesia,” ujarnya.
Ia meyakini bahwa dampak kegiatan ini akan terasa nyata, mulai dari peningkatan kualitas produk kerajinan, perluasan pasar, hingga promosi kekayaan budaya ke tingkat nasional bahkan internasional.
Rudy juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk terus membina dan mendukung sektor kerajinan rakyat, terutama di daerah-daerah yang berada di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, peran Kalimantan Timur sangat strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi kreatif ke depan.
“Kami akan terus mendorong pembinaan sektor kerajinan di 10 kabupaten/kota di Kaltim, agar mampu menjadi kekuatan pendukung IKN, baik dari sisi budaya, produk unggulan, maupun wirausaha kreatif,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Rudy menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama penyelenggaraan acara, sembari berharap agar semangat sinergi yang telah terbangun bisa terus dijaga.
“Insya Allah, segala kekurangan akan menjadi evaluasi penting ke depannya. Yang lebih utama, semoga kolaborasi ini menjadi titik tolak bagi kemajuan kerajinan dan ekonomi kreatif Indonesia,” pungkasnya. (Pcm)
Editor: Ang



