BRIN dan Komisi X DPR RI Gandeng Warga Kukar Bangun Mental Tangguh Anak dan Perempuan

Foto : Sosialisasi BRIN dan Komisi X DPR RI di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Sumber : Kaltimedia.com
Foto : Sosialisasi BRIN dan Komisi X DPR RI di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Sumber : Kaltimedia.com

Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental semakin menguat di kalangan masyarakat. Salah satunya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sinyal itu diwujudkan melalui sosialisasi Peran Kelurahan dan masyarakat dalam menumbuhkan Ketangguhan Mental pada Anak dan Perempuan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan mental anak dan perempuan lewat peran keluarga dan masyarakat. Acara dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI, di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Minggu (6/7/2025),

Dua narasumber utama hadir membedah isu krusial ini dari berbagai sisi. Yakni Nuzul Husna sebagai Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, menyoroti bahwa gangguan kesehatan mental bukan lagi persoalan tersembunyi melainkan telah menjadi masalah sosial yang harus segera diselesaikan.

Dalam kesempatan ini pun, Ia membeberkan data mencemaskan yakni satu dari tiga remaja di Indonesia mengalami gangguan mental. Sementara itu Rofingatul Mubasyiroh, peneliti dari BRIN, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan suportif untuk tumbuh kembang jiwa anak.

Hal itu menjadi bagian dari rangkaian pembahasan sosialisasi di sejumlah titik Kalimantan Timur, termasuk Kutai Barat, Balikpapan, dan Samarinda.

Foto : Sosialisasi BRIN dan Komisi X DPR RI di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Sumber : Kaltimedia.com
Foto : Sosialisasi BRIN dan Komisi X DPR RI di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Sumber : Kaltimedia.com

Di Kukar sendiri, dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar.

Menurut Chalimatus Sa’diah, Kepala Bidang PUG, PP, PSDGA DP3A Kukar, kegiatan ini hadir di saat yang tepat. Ia menyebut masih banyak perempuan dan anak yang harus menghadapi diskriminasi, kekerasan, hingga perundungan.

“Di Kukar, tantangan mental bagi perempuan dan anak masih nyata. Sosialisasi seperti ini penting sebagai pemantik kesadaran bersama,” ujarnya.

BRIN dan Komisi X DPR RI pun mendorong keluarga dan lingkungan sebagai fondasi utama pembentukan karakter tangguh. Mereka yakin, ketahanan mental bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal kepedulian kolektif.

“Kesehatan mental itu urusan kita semua. Lingkungan keluarga dan sekolah harus jadi tempat paling aman untuk anak-anak tumbuh,” tandas Nuzul Husna. (Df)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *