Anggota DPRD PPU Dukung Kebijakan ASN Wajib Beli Beras Lokal

Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf.

PENAJAM PASER UTARA – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menilai bahwa kebijakan pemerintah daerah yang mewajibkan ASN membeli beras lokal merupakan langkah strategis untuk mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Namun, ia menekankan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan secara maksimal agar memberikan dampak nyata.

“Kebijakan ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian di PPU. Dengan memastikan serapan hasil produksi petani oleh ASN, kita bisa meningkatkan kesejahteraan mereka dan memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujar Andi pada Jumat (28/2/2025).

Menurut Andi, kebijakan ini memberikan kepastian pasar bagi petani lokal, sehingga mereka tidak lagi kesulitan menjual hasil panen. Namun, ia menyoroti pentingnya implementasi di lapangan.

“Surat edaran terkait ASN wajib membeli beras lokal sudah diterbitkan. Sekarang tinggal bagaimana implementasinya di lapangan. Saya yakin Pak Bupati akan segera menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjuti kebijakan ini, terutama dalam hal distribusi dan mekanisme pembelian,” tambahnya.

Andi menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta para petani dan pelaku usaha beras lokal.

“Jika berjalan dengan baik, kebijakan ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga memperkuat ekonomi lokal secara keseluruhan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa kebijakan ini sejalan dengan visi Bupati PPU, yakni “Sejahtera, Gerbang Ibu Kota Nusantara Maju dan Berkelanjutan.”

“Dengan diterapkannya kebijakan ini, kita tidak hanya membantu petani, tetapi juga turut serta dalam mewujudkan visi daerah untuk menjadi wilayah yang sejahtera dan berkelanjutan. Saya harap seluruh pihak dapat mendukung dan berperan aktif dalam implementasi kebijakan ini,” pungkasnya.

Andi berharap kebijakan ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat sektor pertanian di PPU. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *